Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya !

Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya !

Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya !

Ikan tuna sebenarnya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, semua itu tidak akan diperoleh jika tidak dimanfaatkan dengan benar. Misalnya, dikonsumsi secara berlebihan, maka ikan tuna justru akan berbahaya bagi kesehatan.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Ya, pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan pasti ujungnya akan memberikan dampak buruk. Begitu juga yang terjadi pada ikan tuna, jika dikonsumsi secara berlebihan tentu akan berdampak buruk terhadap kesehatan, meskipun memang pada dasarnya ikan tuna juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, namun semua itu tidak dapat diperoleh karena konsumsi yang berlebihan.

Ikan tuna sebenarnya memiliki kandungan yang kaya akan asam lemak omega 3. Nutrisi pada ikan tuna jelas memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan. Ikan tuna bahkan berkhasiat menurunkan trigliserida, kolesterol jahat dalam darah, serta mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, asam lemak omega 3 juga dipercaya mampu mengurangi pembentukan endapan pada dinding pembuluh darah, serta mengurangi inflamasi di seluruh tubuh.

Dari banyaknya manfaat ikan tuna tersebut semuanya akan lenyap dan berbalik jadi bahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, biasakanlah untuk tidak berlebih-lebihan dalam hal apapun, termasuk dalam makan. Salah satunya adalah mengkonsumsi ikan tuna. Karena jika ikan tuna dikonsumsi secara berlebihan, maka akibatnya adalah buruk untuk kesehatan. Tentu itu tidak pernah diharapkan oleh siapapun bukan?

Lalu Kenapa Ikan Tuna Bisa Berbahaya?

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap beberapa jenis ikan, termasuk juga ikan tuna, ternyata mengandung merkuri di dalamnya. Dengan kandungan merkuri di dalamnya, maka bisa menyebabkan keracunan jika pengolahan dan pengkonsumsiannya tidak hati-hati.

Merkuri berbahaya terhadap tubuh, karena di dalam tubuh, merkuri menjadi neurotoksin dan bisa mengganggu kinerja otak serta sistem saraf, juga menyebabkan ancaman lainnya bagi kesehatan.

Bahkan jika merkuri dikonsumsi oleh anak-anak, maka akibatnya bisa lebih buruk lagi, yakni anak-anak yang mengkonsumsi merkuri akibatnya dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak serta menyebabkan gangguan belajar dan keterlambatan tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Apa Sebenarnya Manfaat Minuman Elektrolit Untuk Tubuh

Sementara itu, jika merkuri dikonsumsi oleh wanita hamil, maka kandungannya yang cukup tinggi pada ikan tuna dapat membuat janin maupun bayi yang lahir mengalami retardasi mental, kerusakan area otak yang mengontrol koordinasi tubuh dan gerakan atau disebut cerebral palsy, tuli, dan buta.

Pada orang dewasa, merkuri yang dikonsumsi dapat mempengaruhi tekanan darah serta kesuburan. Orang yang keracunan merkuri umumnya akan menunjukkan gejala seperti mengalami gangguan ingatan, tremor, mati rasa yang parah, atau penglihatan berkurang.

Konsumsilah Ikan Tuna Secukupnya dengan Wajar

Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya ! – Seperti yang telah dikatakan dari awal, sebenarnya ikan tuna memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, anda tidak perlu langsung menilai buruk ikan tuna karena kandungan merkurinya. Sebab, kandungan merkuri pada ikan tuna masih tergolong aman. Dan seperti yang juga sudah dikatakan dari awal bahwa ikan tuna justru akan berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, selama anda mengkonsumsinya dengan wajar dan secukupnya, serta tahu mana jenis ikan tuna yang aman untuk dikonsumsi. Maka itu tidak menjadi berbahaya dan tidak mengancam kesehatan anda.

Namun perlu anda ketahui juga, bahwa ikan tuna tidak semuanya memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Tinggi rendahnya kandungan pada ikan tuna dapat dipengaruhi oleh besar tubuh dan juga jenis ikan tuna itu sendiri. Misalnya, pada ikan tuna albakora atau ikan tuna putih kandungan merkurinya lebih tinggi dibandingkan jenis tuna lainnya. Sehingga ikan tuna jenis ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu menyusui, ibu hamil, atau wanita yang dalam program hamil. Pasalnya, ikan tuna jenis ini bisa membahayakan perkembangan saraf bayi.

Dan bagi anda yang memang menginginkan untuk mengkonsumsi jenis ikan tuna putih, maka anda diharuskan untuk memperhatikan takarannya. Mengonsumsi ikan tuna putih yang segar sebanyak lebih dari 150 gram per bulan sangat tidak disarankan. Sementara itu, mengkonsumsi ikan tuna putih kalengan melebihi 300 gram dalam satu minggu juga tidak dianjurkan. Jika anda ingin mengkonsumsi ikan tuna putih, kurangilah takarannya dari angka yang disebutkan tersebut.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Namun berbeda jika anda mengkonsumsi ikan tuna kalengan yang pada kemasannya tertulis “light tuna”. Mengkonsumsinya tergolong aman, karena ikan tuna kalengan tersebut menggunakan ikan tuna yang lebih kecil, seperti cakalang, yang mana kandungan merkurinya lebih rendah. Jadi lebih aman lagi. Ikan jenis ini juga masih aman bagi ibu hamil selama mengkonsumsinya tidak lebih dari 150 gram dalam satu minggu. Sedangkan pada anak-anak juga masih boleh diberikan ikan tuna, asalkan takarannya tetap harus diperhatikan.

Menurut badan pengawas makanan Amerika Serikat (FDA), anak-anak masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi ikan tuna albakora rata-rata tidak lebih dari 170 gram per minggu dan light tuna tidak lebih dari 340 gram per minggu. Sedangkan dari agensi perlindungan lingkungan di Amerika Serikat (EPA), ada sebuah perhitungan jumlah konsumsi yang aman per kilogram berdasarkan berat badan anak. Contohnya, untuk anak dengan berat badan 9 kg, hanya boleh mengkonsumsi tuna albakora 1 kaleng saja dalam 10 minggu, dan light tuna kalengan sebanyak 1 kaleng dalam 3 minggu.

Tidak hanya ikan tuna saja sebenarnya, tapi hampir semua jenis ikan dan kerang-kerangan memang memiliki kandungan merkuri. Dan anda pun sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir atau takut dengan kandungan merkuri pada ikan tuna, asalkan dikonsumsi dalam batas wajar, maka tidak ada masalah. Selain itu, ikan tuna kalengan (light tuna) termasuk ke dalam jenis ikan yang kandungan merkurinya rendah dan masih tergolong aman untuk dikonsumsi.

Penting yang harus diingat seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa bagi anak-anak dan bagi anda yang sedang menjalani program hamil atau sedang hamil, sedang menyusui, sebaiknya lebih hati-hati dalam mengkonsumsi ikan tuna. Dan jika anda memang sangat ingin mengkonsumsi ikan tuna pada kondisi tersebut, maka agar lebih pasti tentang berapa takaran ikan tuna yang aman anda sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu masalah tersebut kepada dokter. Jadi Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya !

Baca Juga : Memberi Makan Anak dengan Asupan Yang Tepat

2 thoughts on “Waspada, Ternyata Mengkonsumsi Ikan Tuna Bisa Berbahaya !”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *