Tips Dalam Memilih Daging dan Seafood Yang Segar

Tips Dalam Memilih Daging dan Seafood Yang Segar

Tips Dalam Memilih Daging dan Seafood Yang Segar

Mengkonsumsi daging dan seafood memang cukup penting untuk memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi lainnya untuk. Namun dalam pemilihannya, anda harus memilih daging dan seafood yang masih segar atau fresh, agar terhindar dari resiko buruk terhadap kesehatan.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Nah, dalam kesempatan kali ini, kami akan memberikan tips buat anda dalam memilih daging dan juga seafood yang masih segar dan layak anda pilih untuk dimasak dan menjadi bahan konsumsi anda serta keluarga. Berikut inilah tips-tipsnya !

Ciri-Ciri Daging Yang Masih Segar

Bahan makanan berupa daging seperti ayam dan sapi memiliki banyak kandungan yang bagus untuk kesehatan tubuh, seperti mengandung protein, vitamin, dan juga mineral. Dalam pemilihannya, anda sebaiknya memilih daging yang kadar lemaknya sedikit. Lemak dapat dilihat seperti garis putih pada daging. Dan untuk mengenali daging yang masih segar, anda sebaiknya mengetahui ciri-ciri daging yang masih segar, diantaranya :

  • Kenali Baunya

Daging yang masih segar hampir tidak berbau. Ini berlaku untuk semua jenis daging dari hewan apapun. Ketika dikemas, daging mungkin akan sedikit bau, namun itu hanya berasal dari kelembapan daging dari kemasan. Oleh karena itu, daging yang menimbulkan bau apalagi baunya cukup tajam, kemungkinan daging tersebut sudah tidak segar lagi, karena penurunan kualitas protein. Bau yang hampir seperti amonia adalah ciri yang menunjukkan kualitas daging yang sudah menurun.

  • Kenali Warnanya

Daging yang masih segar dapat anda kenali dari warnanya yang merah cerah. Akan tetapi anda tetap harus waspada dengan daging yang diberikan pewarna supaya terlihat segar. Jadi selain mengenali warnanya, anda juga harus mengenali baunya seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya. Sementara itu, daging yang warnanya merah kecokelatan tidak berarti daging tersebut sudah tidak segar sama sekali. Sebab, daging tersebut berarti sudah terpapar oleh oksigen, minimal 30 menit atau telah didinginkan dalam freezer.

Baca Juga : Jangan Makan dan Minum Sambil Berdiri, Berbahaya !

Sedangkan daging unggas yang masih segar ditandai dengan warna putih hingga kekuning-kuningan, tergantung pada jenis pakan ternak, usia, pembiakan, dan kandungan lemaknya.

  • Kepadatan

Daging yang masih segar juga dapat dikenali dari teksturnya yang padat. Namun beberapa daging memang lebih lambat untuk kembali ke bentuk semula setelah dipotong, seperti daging sapi yang berlemak di bagian rib-eye, atau daging sapi yang memiliki sedikit jaringan ikat seperti daging bagian tenderloin. Akan tetapi daging-daging tersebut tidak berarti kualitasnya buruk, meskipun teksturnya tidak begitu padat.

Akan tetapi lain cerita jika anda menekan sebuah potongan daging, kemudian bentuknya tidak lagi kembali seperti semua, maka bisa dipastikan bahwa daging tersebut sudah mengalami penurunan kualitas protein. Dapat dilihat juga dari tampaknya yang berwarna pucat.

Ciri-Ciri Seafood Yang Masih Segar

Seperti halnya daging, memilih seafood pun harus benar-benar pilihan tepat, yakni seafood yang masih segar, supaya kandungan yang terkandungnya masih lengkap dan tidak berkurang. Kualitas sebuah makanan atau bahan makanan memang harus menjadi perhatian utama saat membelinya. Sebab, tidak sedikit bahan makanan termasuk seafood, yang dijual dalam keadaan sudah tidak segar lagi, padahal hal tersebut bisa beresiko membahayakan kesehatan konsumennya.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk anda memilih seafood yang masih segar, yaitu dengan mengenali ciri-ciri seafood yang masih segar, diantaranya :

  • Mengenali Baunya

Sama seperti daging sapi atau daging unggas, seafood yang segar pun dapat dikenali dari baunya. Seafood atau ikan yang masih segar tidak memiliki bau yang menyengat. Bau ikan atau seafood yang masih segar hanya sedikit saja, tidak terlalu menyengat. Dan ikan atau seafood yang mulai busuk dapat anda kenali dengan bau seperti amonia atau bau amis yang berlebihan. Ikan tersebut mungkin merupakan produk yang sudah lama atau ikan yang tidak dibekukan dengan sesuai. Jadi, ikan atau seafood yang masih segar tidak akan menimbulkan bau amis yang berlebihan.

  • Mengenali Warnanya

Seafood atau ikan yang masih segar juga bisa anda kenali dari warnanya. Pada ikan yang masih segar biasanya sisik akan melekat erat pada kulit dan warnanya juga akan terlihat cerah, memantulkan cahaya, dan berwarna metalik. Insang dari ikan yang masih segar juga dapat dikenali dengan warna yang merah atau merah muda. Sedangkan pada udang, kepiting, dan lobster yang masih segar bisa anda kenali dari warnanya yang terang pada buntutnya, tanpa ada warna yang memudar. Sementara tiram yang masih segar, carilah yang warnanya krem alami dengan cairan bening di dalamnya.

  • Kepadatan

Sama juga seperti daging sapi dan daging unggas, ikan atau seafood yang masih segar juga ditandai dengan dagingnya yang tidak lembek atau berubah bentuk ketika ditekan dengan jari. Daging ikan yang masih segera juga tidak akan terlepas dari tulang. Buntutnya tampak kaku dengan daging yang padat.

Baca Juga : Inilah Manfaat Ikan Kakap Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Sementara ikan yang sudah dipotong-potong bisa dicek kesegarannya dengan menekan dengan jari. Jika ikan kembali ke bentuk semula setelah ditekan, maka ikan tersebut kualitasnya masih bagus. Namun jika setelah ditekan dengan jari malah tampak bekas tekanan jari tidak menghilang, maka ikan tersebut kemungkinan besar sudah tidak segar lagi atau kualitasnya sudah buruk.

  • Tampilan

Tampilan juga dapat menunjukkan seafood atau ikan masih segar atau tidak. Mata ikan yang masih segar bisa dikenali dengan cirinya yang menggembung, jelas, dan berkilap. Pada tiram, remis, dan kerang, jika cangkangnya rusak atau retak, sebaiknya jangan dipilih. Dan jika anda membeli dalam keadaan masih hidup, maka cobalah anda ketuk cangkang nya. Jika cangkangnya tidak menutup saat diketuk, maka jangan dipilih.

Kepiting dan lobster yang masih hidup biasanya akan menggerak-gerakkan kakinya. Dan biasanya kepiting serta lobster yang sudah mati akan cepat menurun kualitasnya setelah mereka mati. Jadi, sebaiknya pilih kepiting dan lobster yang masih hidup untuk dimasak.

Itulah beberapa Tips Dalam Memilih Daging dan Seafood Yang Segar. Jadi, berhati-hatilah dalam memilih daging serta seafood untuk dijadikan olahan makanan untuk anda konsumsi, karena daging atau seafood yang sudah tidak segar lagi bisa beresiko buruk terhadap kesehatan anda.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

1 thought on “Tips Dalam Memilih Daging dan Seafood Yang Segar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *