Ternyata Vaksinasi Masih Diperlukan Oleh Orang Dewasa

Ternyata Vaksinasi Masih Diperlukan Oleh Orang Dewasa

Ternyata Vaksinasi Masih Diperlukan Oleh Orang Dewasa

Mungkin anda merupakan salah satu orang yang mengira bahwa vaksinasi hanya diperlukan oleh bayi dan juga anak-anak saja. Ya, tidak mengherankan memang, karena banyak orang yang memiliki anggapan seperti itu. Namun pada kenyataannya, vaksinasi tidak hanya diperlukan oleh bayi dan anak-anak saja, tapi orang dewasa juga masih perlu vaksinasi. Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Vaksinasi adalah sebuah prosedur penyuntikan mikroorganisme penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau dibunuh, dimasukkan ke dalam tubuh dengan tujuan untuk memberikan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit tertentu. Sehingga ketika terjangkit virus yang sebenarnya, maka tubuh sudah siap menangkal serangan tersebut agar tidak berkembang menjadi penyakit.

Vaksinasi memang masih diperlukan oleh orang dewasa dalam keadaan tertentu, setiap beberapa periode. Vaksinasi tidak hanya akan melindungi diri dari serangan penyakit saja, namun juga dapat mencegah penyebarannya. Ada banyak vaksinasi yang sering diberikan, di mana vaksinasi-vaksinasi tersebut diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, diantaranya :

Vaksinasi Wajib

Di Indonesia, ada 5 jenis vaksin yang wajib diterima masyarakat, yaitu vaksin hepatitis B, Polio, MMR, BCG, dan DTP. Vaksin tersebut biasanya diberikan saat masih kecil, dan jika belum menerimanya sewaktu kecil, maka anda wajib mendapatkannya segera. Berikut ini jenis-jenis vaksinasi wajib yang perlu anda peroleh, antara lain :

  • Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B merupakan penyakit infesi yang sangat menular dan juga berbahaya. Penyebarannya di Indonesia bahkan sangat tinggi. Oleh karena itu, vaksin hepatitis B sangat perlu diberikan kepada masyarakat, bahkan termasuk vaksin wajib bagi penduduk Indonesia, terutama bagi mereka yang berprofesi di rumah sakit, berperilaku seks bebas, menderita penyakit menular seksual, dan seorang pengguna narkoba. Jumlah vaksin yang dibutuhkan adalah tiga dosis, yang mana jarak pemberian antara dosis pertama dan kedua adalah 1 bulan. Sementara dosis ketiga diberikan sekitar 2 bulan setelah pemberian vaksin dosis kedua.

Baca Juga : Bahaya Kesehatan Akibat Terlalu Sering Terpapar AC

  • Vaksin Polio

Polio merupakan penyakit menular yang menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan. Pemberian vaksin polio dilakukan pada bayi saat lahir hingga usia enam bulan dengan jumlah 4 dosis yang selanjutnya ditambah dengan 2 vaksin booster. Dan jika anda baru memperoleh vaksin polio sekali atau 2 kali semasa kecil, maka anda wajib menyelesaikan rangkaian vaksin tersebut ketika sudah dewasa. Apalagi jika anda belum pernah memperoleh vaksin polio sama sekali, anda sangat dianjurkan untuk memperolehnya sebanyak tiga dosis. Yang mana jarak pemberian antara dosis pertama dan kedua adalah 1-2 dua bulan. Sementara jarak pemberian dosis ketiga bisa 6-12 bulan setelah pemberian dosis kedua. Sementara jika anda sudah memperoleh vaksin polio sebanyak 4 dosis semasa kecil, anda disarankan untuk memperoleh vaksin polio booster (penguat) sebanyak satu dosis. Vaksin penguat ini berlaku seumur hidup.

  • Vaksin MMR

Vaksin MMR diberikan untuk mencegah penyakit campak, gondong, dan campak Jerman. Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang sangat menular. Anda sangat dianjurkan bahkan wajib untuk memperoleh vaksin MMR jika belum memperolehnya sewaktu kecil. Dosis yang disarankan adalah 2 dosis. Yang mana jarak pemberian dosis kedua dari dosis pertama bisa setelah satu bulan. Namun vaksin MMR ini sangat tidak dianurkan diberikan saat sedang hamil atau jika anda alergi pada vaksin MMR pada suntikan sebelumnya. Vaksin MMR ini juga tidak dianjurkan bagi mereka yang alergi gelatin atau obat-obatan tertentu seperti neomycin.

  • Vaksin BCG

Vaksin BCG ini merupakan vaksin yang bertujuan untuk mencegah anda terkena penyakit TBC alias tuberkulosis. Vaksin ini hanya diberikan sekali saja, dan vaksin ini juga sangat wajib diperoleh setiap orang tanpa terkecuali. Orang dewasa boleh mendapatkan vaksin BCG ini, asalkan tidak pernah mendapatkannya sewaktu kecil, tidak pernah atau tidak menderita penyakit TBC, tidak menderita penyakit mematikan seperti tumor, serta tidak sedang menjalani pengobatan imunosupresif.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Vaksin DTP

Vaksin DTP adalah vaksin yang diberikan untuk mencegah serangan penyakit difteri, tetanus, dan pertusis. Vaksin DTP mengandung mikroorganisme yang sudah mati. Vaksin ini diberikan untuk anak-anak. Namun jika anda belum pernah mendapat vaksinasi DTP sewaktu anak-anak, maka anda bisa mendapatkannya vaksin TdaP (sama seperti vaksin DTP). Vaksin ini terutama dianjurkan bagi mereka yang bekerja di rumah sakit, wanita hamil yang memasuki usia kandungan 27 hingga 36 minggu, serta mereka yang mengasuh bayi di bawah usia setahun. Vaksin TdaP ini hanya diberikan sekali dalam seumur hidup, namun disarankan untuk menyuntikkan vaksin penguat setiap 10 tahun sekali untuk mencegah anda terkena difteri dan tetanus.

Vaksinasi Anjuran

Selain 5 jenis vaksinasi di atas yang wajib anda peroleh, ada juga beberapa jenis vaksinasi lainnya dianjurkan, diantaranya :

  • Vaksin Influenza

Meski flu merupakan penyakit ringan, namun penyakit ini bisa juga memicu komplikasi yang bisa saja menyebabkan kematian. Sebaiknya vaksinasi ini diberikan setiap tahun sebanyak 1 dosis.

  • Vaksin Pneumokokus

Vaksin ini untuk mencegah penyakit pneumonia, meningitis, keracunan darah dan radang paru-paru. Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit mematikan. Vaksinasi pneumokokus ini ada 2 jenis, yaitu vaksin PCV dan vaksin PPSV, yang mana vaksin PCV dianjurkan untuk anak-anak, sedangkan vaksin PPSV untuk orang dewasa. Sementara dosis yang disarankan adalah satu dosis saat usia 19-64 tahun, dan satu dosis saat usia 65 tahun. Vaksin PCV juga bisa diberikan untuk mereka yang berusia di atas 65 tahun.

Baca Juga : Ternyata Mengunyah Permen Karet Memiliki Manfaat Untuk Kesehatan

  • Vaksin HPV

Vaksin HPV diberikan untuk mencegah serangan virus human papilloma virus (HPV). Yang mana virus tersebut dapat menyebabkan kanker serviks serta kutil kelamin yang merupakan penyakit menular seksual. Pemberian vaksin ini paling efektif diberikan saat anak-anak atau remaja. Namun jika anda belum mendapatkannya saat dewasa, maka anda bisa segera mendapatkannya. Dosis yang diberikan pada vaksin ini adalah 3 dosis, yang mana dosis kedua diberikan setelah 2 bulan pemberian dosis pertama. Sedangkan dosis ketiga diberikan setelah 4 bulan pemberian dosis kedua.

  • Vaksin Varicella

Vaksin ini diberika untuk mencegah penyakit cacar air. Pemberiannya adalah sebanyak 2 dosis. Anda bisa segera mendapatkannya jika sewaktu kecil belum pernah mendapatkannya. Jarak pemberian dosis pertama dengan kedua adalah sekitar 1 bulan. Jika anda baru memperoleh vaksin ini 1 kali saat masih kecil, maka anda tinggal memperoleh dosis yang kedua.

  • Vaksin Hepatitis A

Vaksin ini dianjurkan untuk mereka yang memiliki perilaku seks bebas, pengguna narkoba, pengidap penyakit hati kronis, berprofesi sebagai staf di laboratorium, atau berprofesi di tempat makanan. Vaksin ini diberikan sebanyak 2 dosis, dengan jarak pemberiannya sekitar 6 bulan.

Vaksinasi Khusus Lanjut Usia

Vaksin ini disebut sebagai vaksin shingles, yang bertujuan untuk mencegah penyakit cacar api. Vaksin ini diberikan pada orang yang sudah berusia 60 tahun atau lebih. Dosis yang disarankan adalah satu dosis saja.

Jadi, itulah beberapa jenis vaksinasi. Meski harusnya vaksinasi ini diperoleh saat masih anak-anak, namun tidak ada kata terlambat untuk vaksinasi. Jadi, anda masih bisa mendapatkan vaksinasi ini walau sudah dewasa. Segeralah memperoleh vaksinasi yang belum anda terima.

Baca Juga : Cara Mengobati Psoriasis

1 thought on “Ternyata Vaksinasi Masih Diperlukan Oleh Orang Dewasa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *