Ternyata Sunat Memiliki Manfaat Kesehatan Untuk Pria

Ternyata Sunat Memiliki Manfaat Kesehatan Untuk Pria

Ternyata Sunat Memiliki Manfaat Kesehatan Untuk Pria

Bagi seorang pria muslim atau anak laki-laki muslim, sunat adalah sebuah kewajiban yang harus dijalankan. Dan ternyata, dalam segi kesehatan, sunat juga memiliki manfaat terhadap kesehatan pria. Lalu apa saja manfaat sunat bagi kesehatan pria? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Sebelum menjelaskan apa saja manfaat sunat bagi kesehatan pria, terlebih dahulu kita akan bahas seperti apa pengertian dan metode sunat pada pria.

Sunat merupakan proses pelepasan kulit yang menyelubungi ujung penis atau disebut kulup. Proses ini biasanya dilakukan saat anak-anak usia antara 5-10 tahun, namun ada juga yang melakukannya saat masih bayi. Dan perlu anda garis bawahi, sunat sama sekali tidak berdampak pada kesuburan seorang pria.

Kapan Sunat Dilakukan?

Proses sunat sebaiknya dilakukan dengan secepatnya setelah bayi dilahirkan. Namun di Indonesia, masyarakatnya tidak biasa melakukan proses sunat saat masih bayi. Sunat biasanya dilakukan ketika anak laki-laki sudah memasuki usia sekolah dasar atau sekitar usia antara 5-10 tahun. Namun proses ini bisa dipercepat jika ada resiko atau penyakit tertentu di usia yang lebih ,muda yang memerlukan penanganan dengan metode sunat.

Teknik Sunat

Proses sunat umumnya bisa dilakukan dengan tiga teknik yang sering digunakan. Dan berikut adalah beberapa metode sunat yang bisa anda pilihkan untuk anak anda, diantaranya :

  • Dorsumsisi

Dorsumsisi ini merupakan metode sunat secara konvensional, di mana prosesnya dilakukan dengan mengiris kulit yang menyelubungi ujung penis (kulup) secara melingkar hingga terlepas, dengan menggunakan gunting atau pisau bedah. Proses ini biasanya dilakukan dengan metode bius lokal.

  • Laser (Electric Cauter)

Pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis (kulup) pada metode ini dilakukan dengan elemen panas dari kawat atau logam yang dialiri dengan listrik.

Baca Juga : Ternyata Menguap Tidak Selalu Berarti Sedang Mengantuk

  • Klem

Klem adalah sebuah tabung plastik khusus, dengan ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran penis. Kulit kulup akan dipotong secara melingkar menggunakan pisau bedah, setelah klem dipasang pada penis. Klem tersebut akan tetap dipasang pada penis sampai luka bekas sunat mengering, yakni sekitar 3-6 hari setelah sunat.

Manfaat Sunat

Seperti yang telah disebutkan dari awal, proses sunat pada anak laki-laki tidak hanya menjadi sebuah kewajiban bagi seorang muslim, namun dari segi medis, proses sunat juga memiliki manfaat yang baik dan bagus untuk kesehatan, antara lain :

  • Mengurangi Risiko Tertular Penyakit Seksual

Orang yang sudah menjalani proses sunat biasanya hanya memiliki sedikit resiko untuk bisa terkena infeksi HPV (Human Papilloma Virus), herpes, atau penyakit menular seksual lainnya. Namun ketika berhubungan seksual, pria yang sudah menjalani sunat pun juga harus tetap menghindari perilaku seksual yang menyimpang, dan melakukan hubungan seksual secara sehat dan aman.

  • Mencegah Penyakit pada Penis

Ada beberapa penyakit yang bisa menyerang penis, seperti peradangan pada kepala penis (fimosis), yaitu kondisi di mana kepala penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik.

  • Mengurangi Resiko Infeksi Saluran Kemih

Seorang pria yang menjalani sunat akan memiliki resiko yang sedikit untuk terkena infeksi saluran kemih. Yang mana infeksi saluran kemih itu dapat merujuk pada masalah ginjal. Infeksi ini memang lebih sering terjadi pada pria yang tidak menjalani sunat.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Mengurangi Risiko Kanker Penis

Pria yang menjalani sunat juga memiliki resiko kecil terkena kanker penis.

  • Mengurangi Risiko Kanker Serviks pada Pasangan

Jika seorang pria menjalani proses sunat, maka pasangannya (istri) akan terhindar atau berkurang resikonya untuk terkena kanker serviks.

  • Menjaga Kesehatan Penis

Penis yang disunat lebih mudah dibersihkan, sehingga kesehatannya lebih terjaga dibandingkan yang tidak disunat.

Selain itu, proses sunat juga bisa menjadi sebuah solusi untuk mengatasi penyakit. Dan berikut ini adalah beberapa penyakit yang memerlukan proses sunat sebagai metode untuk mengatasinya, antara lain :

  • Infeksi Saluran Kemih

Kondisi ini disebabkan oleh bakteri dan kemudian menyebar ke sistem saluran kencing dan terakumulasi di kulup. Sunat biasanya dipilih berulang kali untuk menghadapi pasien yang berisiko terkena infeksi ini. Sunat dan frekuensi infeksi bisa dikurangi sehingga ginjal terlindungi dari berbagai komplikasi akibat infeksi berulang. Bayi yang lahir dengan sistem saluran kemih yang abnormal biasanya disarankan untuk disunat untuk mencegah infeksi saluran kemih dan kerusakan ginjal.

  • Balanitis

Balanitis adalah radang kulup penis, yang ditandai dengan gejala nyeri saat buang air kecil. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Sunat berulang kali mengalami infeksi dan direkomendasikan untuk pasien yang tidak diobati dengan baik dengan antibiotik.

  • Parafimosis

Parafimosis keadaan di mana kulup tidak dapat kembali ke posisi asalnya karena bengkak di ujung kepala kelenjar. Tidur sesekali terjadi saat kalup sedang menjalani prosedur medis, seperti pemeriksaan penis atau kateter, misalnya saat ditarik mundur dan belum kembali ke posisi asalnya. Selain obat, khitan biasanya diaplikasikan dalam banyak kasus untuk menangani penahanan.

Baca Juga : Jangan Terlalu Sering Mandi Air Hangat, Berbahaya !

1 thought on “Ternyata Sunat Memiliki Manfaat Kesehatan Untuk Pria”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *