Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa radiasi nuklir memiliki efek yang sangat mematikan. Lalu seperti apa sih efek mematikan yang bisa ditimbulkan dari radiasi nuklir? Mari kita bahas ulasannya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Bencana nuklir yang terjadi di kota Chernobyl, Ukraina pada tahun 1986 lalu bisa menjadi gambaran bagimana bahayanya radiasi nuklir yang berefek mematikan bagi seluruh makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Jika anda berada di area yang terkena radiasi nuklir, maka anda bisa saja kehilangan nyawa anda. Lalu, bagaimana radiasi nuklir bisa menghilangkan nyawa anda? Begini penjelasannya !

Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Radiasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu radiasi pengion (radiasi dosis besar) dan radiasi non-pengion (radiasi dosis rendah). Radiasi non-pengion terdapat pada radiasi X-ray, CT scan, hingga radiasi wifi dan gadget anda. Sedangkan radiasi pengion terdapat pada radiasi nuklir, ledakan radioaktif, dan ledakan bom atom. Tubuh manusia yang terkena paparan radiasi nuklir dalam dosis yang besar di waktu singkat akan mengalami Sindrom Radiasi Akut (ARS) atau keracunan radiasi, yang mana kondisi tersebut bisa berakibat fatal menyebabkan kematian. Tingkat keparahan serta gejala yang ditimbulkan akibat radiasi tergantung pada seberapa besar radiasi nuklir yang terserap oleh tubuh. Dan banyaknya penyerapan radiasi juga tergantung pada kekuatan energi radiasi serta jarak dengan sumber radiasi tersebut.

Dosis radiasi dapat diukur dengan menggunakan satuan unit Grays (Gy). Rata-rata paparan radiasi dari pemeriksaan X-ray berkisar jauh di bawah 0,1 Gy. Sementara itu, tanda-tanda penyakit radiasi biasanya akan muncul jika tubuh telah menyerap lebih dari 1 Gy. Dan jika mencapai lebih dari 10 Gy, maka akibatnya dapat menyebabkan kematian. Sementara gejala awal dari penyakit radiasi nuklir ditandai dengan mual dan muntah. Jika terpapar dalam dosis yang lebih tinggi, maka tubuh akan mengalami gejala yang lebih berat seperti diare, sakit kepala, pusing, demam, kelelahan, rambut rontok, muntah darah, hingga mengalami infeksi di berbagai organ tubuh yang pada akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga : Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Dampak Buruk Radiasi Nuklir Bagi Kesehatan

Kasus penyakit yang disebabkan oleh radiasi nuklir mulai terkenal sejak kejadian ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Dan yang lebih dahsyat lagi, ketika PLTN Chernobyl meledak hingga meluluhlantakkan kota tersebut. Reaktor nuklir yang rusak akan mengeluarkan bahan yodium radioaktif dan cesum. Bahan tersebut dipercaya telah menyebabkan ratusan ribu pekerja dilaporkan meninggal, baik saat waktu kejadian maupun karena penyakit akibat radiasi nuklir yang timbul usai kejadian tersebut.

Dan berikut ini adalah dampak buruk yang ditimbulkan radiasi nuklir terhadap kesehatan, antara lain :

  • Menghancurkan Sel-sel Tubuh

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ? – Energi radiasi nuklir dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Selain itu, berbagai masalah kesehatan dan penyakit komplikasi juga akan bermunculan. Bagian tubuh yang paling mudah terkena dampak radiasi nuklir dosis tinggi adalah sel-sel pada lapisan perut, pembuluh darah, usus, dan sel-sel yang memproduksi darah di sumsum tulang. Kerusakan pada sumsum tulang akan mengakibatkan tubuh tidak mampu melawan infeksi atau penyakit. Pada fase tersebutlah, radiasi nuklir mulai aktif merenggut nyawa seseorang.

  • Kanker

Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang terkena paparan radiasi nuklir sangat berisiko tinggi untuk terserang penyakit kanker tiroid, di mana anak-anak yang berusia lebih muda menjadi yang paling berisiko. Efek jangka panjang yang ditimbulkan dari radiasi nuklir juga dapat membuat seseorang terkena penyakit kanker darah, kanker payudara, hingga kanker paru-paru.

  • Gangguan Perkembangan Anak

Perkembangan anak juga bisa terkena dampak buruk dari radiasi nuklir, di mana tumbuh kembang anak akan terganggu akibat adanya radiasi nuklir.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Kerusakan Jaringan Kulit

Radiasi nuklir juga bisa berdampak buruk pada kulit dengan menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Orang yang terkena paparan radiasi nuklir akan mengalami gejala seperti kulit terbakar, lecet dan luka, bahkan kanker kulit. Radiasi nuklir juga dapat merusak sel-sel kulit yang ada di kepala hingga menyebabkan rambut rontok, atau bahkan kebotakan permanen.

Beberapa Penanganan Untuk Penyakit Radiasi Nuklir Yang Perlu Anda Ketahui

Melakukan pengobatan untuk mengatasi penyakit akibat radiasi nuklir sebenarnya lebih kepada pencegahan kontaminasi radioaktif yang lebih lanjut, yaitu dengan melakukan pengobatan pada luka, trauma, gejala, serta meringankan rasa sakit yang ditimbulkan.

Pastikan untuk melepaskan seluruh pakaian yang menempel di tubuh untuk mencegah terjadinya kontaminasi susulan, serta pastikan juga mencuci bagian kulit yang terkena radiasi dengan air dan sabun.

Untuk mengatasi sumsum tulang belakang yang rusak akibat radiasi nuklir, dokter akan memberikan protein yang bekerja menstimulasi granulosit yang berguna untuk meningkatkan jumlah sel darah putih, yang dapat melawan efek buruk yang ditimbulkan oleh radiasi pada sumsum tulang.

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ? – Selain itu, pasien radiasi nuklir juga akan diberikan transfusi darah untuk menggantikan sel-sel darah yang telah hilang, atau bahkan mungkin akan dilakukan transplantasi sumsum tulang. Dalam gejala-gejala lainnya seperti pembesaran kelenjar tiroid atau kanker tiroid, pasien akan diberikan pil kalium iodida, yang berguna untuk mencegah penyerapan molekul radioaktif dari radiasi nuklir.

Baca Juga : Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

2 thoughts on “Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *