Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan

Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan

Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan

Di bulan Ramadhan ini, seorang muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh. Dan di saat bulan ramadhan, sering kali orang-orang yang berpuasa lupa akan menjaga pola makannya, apalagi ketika datang waktu buka puasa, segala makan apa saja dimakan, padahal hal itu tentu tidak baik untuk kesehatan. Nah, berikut ini ada tips menu makan sehat saat bulan Ramadhan. Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Dalam menu sehat Ramadhan, dianjurkan untuk senantiasa menyertai kurma dan cairan, baik itu air putih atau jus buah, pada tiap kesempatan berbuka puasa dan makan sahur. Kurma memang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat bulan Ramadhan. Selain karena merupakan Sunnah Rasul, tapi juga karena kurma merupakan sumber energi yang baik dan juga kaya akan kandungan kalium, yang dapat membantu saraf dan otot agar berfungsi dengan baik. Namun, konsumsi kurma juga jangan terlalu berlebihan (banyak), karena kurma mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Apalagi kurma yang banyak dijual dipasaran kebanyakan memang kurma yang terlalu banyak mengandung gula dan rasanya pun terlalu manis.

Setelah berbuka puasa dengan mengkonsumsi kurma, maka barulah dilanjutkan dengan menyantap makan malam. Dan perlu diperhatikan juga, sebaiknya anda juga tidak terlalu makan dengan porsi banyak, secukupnya saja.

Sementara itu, agar menu buka puasa dan menus sahur keluarga tetap menyenangkan sekaligus sehat dan seimbang, bunda bisa memvariasikan menu-menu makanan sahur dan berbuka setiap harinya.

Makanan yang Disarankan untuk Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa sebaiknya mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi, jangan asal makan saja. Apalagi makanan berupa jajanan yang tidak jelas aman atau tidaknya. Makanan-makanan yang bagus saat berbuka puasa diantaranya adalah :

  • Karbohidrat kompleks

Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sebagai asupan nutrisi untuk mendapatkan energi, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh setelah seharian menjalankan puasa. Jenis makanan ini bisa berupa roti gandum atau nasi merah. Jenis-jenis makanan ini akan memberikan kadar energi yang lebih stabil dan juga tahan lama, jika dibandingkan dengan makanan manis atau makanan pencuci mulut yang biasanya dibakar dengan cepat.

Baca Juga : Bahaya Minum Air Dingin Setelah Makan

  • Sayuran dan Buah-buahan

Para pakar kesehatan menganjurkan kita untuk mengonsumsi 2 takaran saji buah-buahan dan 2 takaran saji sayur-sayuran per hari. Pada saat bulan Ramadhan, pola makan terbagi menjadi 2, yaitu makan malam setelah buka puasa, kemudian makan sahur pada dini hari. Nah, pastikanlah untuk mengonsumsi satu takaran saji buah-buahan dan sayur-sayuran saat makan malam dan juga saat makan sahur. Bunda juga dapat membuat salad dan hummus atau salad buah dan es krim.

  • Daging atau alternatifnya

Sempurnakan menu makanan sehat dengan mengonsumsi daging tanpa lemak atau makanan alternatifnya, seperti telur, ikan, atau polong-polongan.

Nah, bagi ibu hamil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengikuti anjuran menu di atas, diantaranya :

Pastikan ibu hamil memperoleh kebutuhan protein secara terpenuhi. Kebutuhan protein ibu hamil bisa didapatkan dari makanan berupa kacang-kacangan ataupun daging dan telur yang dimasak hingga matang. Asupan tersebut akan membantu pertumbuhan bayi dengan baik.

Pilih makanan yang sehat, seperti kentang dan buncis, dibandingkan dengan makanan tinggi lemak. Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan.

Hindari mengonsumsi makanan yang tinggi kadar gula karena akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dan nantinya akan turun dengan cepat juga, sehingga cenderung menjadikanmu pusing dan lunglai.

Usahakan untuk minum 1,5 liter – 2 liter air putih antara waktu berbuka puasa hingga waktu imsak. Hindari juga mengkonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh, karena sifat keduanya yang diuretik justru akan memancing lebih banyak buang air kecil, sehingga akan membuat tubuh lebih berisiko mengalami dehidrasi.

Jangan memaksakan diri untuk berpuasa. Puasa tidak direkomendasikan bagi ibu hamil jika berisiko mengundang bahaya terhadap kesehatan ibu dan janin.

Makanan yang Disarankan untuk Sahur

Saat sahur, santaplah makanan yang mengandung nutrisi, demi mendapatkan energi yang cukup untuk menjalankan puasa di siang harinya. Apa saja nutrisi yang disarankan?

  • Serat dari nasi

Makanan karbohidrat yang kaya serat lebih lama dicerna, sehingga membantu mempertahankan kadar energi lebih lama. Makanan jenis ini antara lain roti gandum dan nasi merah. Selain itu, bisa juga memilih makanan karbohidrat lainnya seperti sereal berbahan dasar gandum dengan susu, roti manis, maupun roti panggang dengan satu sendok selai atau keju.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Vitamin dan mineral dari sayuran dan buah-buahan

Buah dan sayur sangat penting selama puasa karena mengandung banyak serat yang bermanfaat untuk membantu mencegah konstipasi dan meningkatkan rasa kenyang. Selain karena kandungan seratnya, buah dan sayur juga sangat penting untuk kesehatan karena memiliki kandungan vitamin, mineral, serta phytochemicals.

Untuk menu sahur, bisa memvariasikan buah dan sayur. Misalnya, di hari pertama dengan apel atau pisang, kemudian di hari berikutnya diganti buah pir atau jeruk. Atau bisa juga mengonsumsi buah-buahan kering. Sementara menu sayurannya, bunda bisa membuat salad dengan campuran sayuran sesuai selera.

  • Protein dari daging

Jangan lupa memasukkan protein ke dalam daftar menu di rumah, Bunda. Protein berfungsi membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta meningkatkan daya tahan tubuh. Pilihlah protein rendah lemak, seperti ikan dan ayam tanpa kulit. Bunda bisa membuat ikan bakar atau memasak pasta dengan ikan atau ayam. Selain itu, produk susu rendah lemak juga merupakan sumber protein yang baik. Mengonsumsi produk susu tinggi kalsium juga membantu memelihara tulang kuat.

Agar tetap sehat selama menjalankan puasa, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan goreng-gorengan, makanan yang asin, serta makanan yang tinggi kadar gula. Selain itu, jangan pernah juga melewatkan untuk menyantap makan sahur, kemudian saat berbuka puasa jangan terlalu berlebihan makan, dan pastikan juga untuk memenuhi kebutuhan air putih.

Di samping itu, bagi orang-orang yang tidak kuat atau sedang sakit, dihimbau untuk menunda menjalani puasa. Setidaknya hingga kondisi mereka cukup fit atau sembuh dari penyakit. Orang-orang yang dimaksud adalah mereka yang mengalami malnutrisi, memiliki riwayat jantung aritmia, memiliki gangguan pada hati atau ginjal, serta ibu hamil. Begitu juga bagi ibu menyusui, dianjurkan untuk tidak berpuasa, apalagi jika fisiknya tidak cukup kuat untuk menjalankannya. Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan.

Baca Juga : Manfaat serta Risiko dari Transfusi Darah

1 thought on “Menu Sehat Yang Tepat Saat Bulan Ramadhan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *