Jauhkanlah Asap Rokok Dari Buah Hati Anda !

Jauhkanlah Asap Rokok Dari Buah Hati Anda !

Jauhkanlah Asap Rokok Dari Buah Hati Anda !

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa merokok merupakan aktivitas yang berbahaya. Tidak hanya untuk perokoknya saja, namun juga untuk orang lain yang menghirup asap rokok atau yang disebut perokok pasif juga berbahaya, apalagi jika asap rokok terhirup oleh anak-anak atau bahkan bayi. Oleh karena itu, jauhkanlah anak anda dari asap rokok dimana pun berada.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Asap rokok merupakan bahaya bagi lingkungan yang sangat serius, dan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terganggunya kesehatan, baik bagi perokok maupun bagi yang tidak merokok. Asap rokok mengandung 4.000 lebih bahan kimia, termasuk zat yang terdapat pada polusi udara yang berbahaya, zat yang terdapat pada sampah berbahaya, 50 jenis lebih zat penyebab kanker serta 100 lebih bahan kimia beracun lainnya. Beberapa zat yang telah familiar diantaranya adalah karbonmonoksida, nikotin, dan tar.

Environmental Protection Agency Amerika bahkan menggolongkan rokok sebagai karsinogen kelas A, disejajarkan dengan asbeston, arsenik, benzene, dan radon. Banyak unsur beracun dari asap rokok yang bersifat genotoxic. Misalnya, menyebabkan kerusakan pada sel DNA yang mengakibatkan mutasi sel yang tidak terkendali atau kanker.

Selain itu, asap rokok yang terhisap oleh perokok pasif bahkan dikatakan lebih berbahaya daripada yang dihisap oleh perokok itu sendiri. Apalagi jika perokok pasifnya adalah anak-anak dan bayi yang notabene masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah serta merupakan golongan yang paling rentan jika terpapar asap rokok. Paparan asap rokok membuat anak-anak dan bayi berisiko untuk mengalami berbagai gangguan penyakit. Bahkan, pada bayi yang terpapar asap rokok sangat berisiko mengalami sindrom kematian mendadak.

Baca Juga : Jangan Langsung Tidur Setelah Makan, Berbahaya !

Jauhkan Asap Rokok Dari Buah Hati Sekarang Juga !

Rokok memiliki kemampuan dalam menyebarkan bahan kimia beracun dengan efektif. Jika dihisap di dalam rumah, maka seluruh ruangan dalam rumah akan menjadi tempat yang nyaman bagi karbon monoksida, nikotin, dan aneka karsinogen berat lainnya. Karsinogen sendiri adalah segala sesuatu yang bisa menyebabkan penyakit kanker. Lebih parahnya lagi, semua zat tersebut bahkan tidak hanya ada di lokasi perokok. Seluruh ruangan di dalam rumah berisiko dihinggapi oleh berbagai zat yang berbahaya.

Selain jangkauannya yang luas serta penyebarannya yang cepat, asap rokok juga dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama di dalam ruangan. Asap rokok bisa bertahan sampai 2,5 jam. Bahkan walaupun ventilasi rumah atau jendela sudah dibuka, asap rokok masih tetap bisa bertahan cukup lama. Asap rokok juga bisa mengendap di lantai dan benda-benda yang ada di sekitar tempat merokok. Hal tersebut jelas sangat berbahaya bagi siapapun, termasuk bagi anak-anak dan bayi. Apalagi anak-anak sering bermain di lantai dan menyentuh benda-benda di sekeliling. Racun yang berasal dari asap rokok juga dapat menempel di badan, baju, rambut, dan tangan.

Nah, Oleh karena itu, jika memang anda termasuk seorang perokok, maka sebaiknya jangan pernah anda merokok di rumah, atau bahkan di sekitar rumah, apalagi jika di rumah anda ada bayi yang masih kecil ataupun anak-anak. Dan supaya aman, anda juga jangan pernah langsung bersentuhan dengan anak-anak atau bayi ketika habis merokok. Mencuci tangan, muka, dan mengganti pakaian sebaiknya dilakukan dulu agar anak-anak aman dari racun rokok. Dan alangkah lebih baiknya lagi jika anda berhenti merokok, karena itu jelas lebih baik.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Alasan Hal Ini Harus Dilakukan

Apakah Anda telah terkena asap rokok untuk anak-anak berbahaya seperti atau bayi? Perlu diingat bahwa anak-anak dan bayi masih berkembang kondisi fisik mereka. Jangan heran jika bayi mungkin untuk mengembangkan masalah pernapasan. Asma dan fungsi paru-paru berkurang dua hambatan yang bisa diidap bayi ketika terpapar asap tembakau dalam jangka panjang. Pneumonia dan bronkitis juga rentan terhadap efek dari bayi yang terpajan asap rokok.

Bayi Sinus terpapar asap rokok memiliki risiko menginduksi produksi cairan yang berlebihan di telinga tengah. Jika hal ini dibiarkan, mereka tidak mungkin untuk mendapatkan infeksi telinga, yang dapat menyebabkan kehilangan pendengaran.

Bayi dengan risiko tinggi kematian mendadak dari seorang ibu memiliki untuk merokok bukan perokok. Juga, anak-anak dan bayi terpapar asap juga berisiko tinggi terkena meningitis. Batuk dan pilek juga akan lebih mudah untuk menyerang anak-anak dan bayi yang juga terkena asap rokok.

Beberapa orang merasa mendapatkan sukacita dari merokok, tetapi sukacita mereka seharusnya tidak menempatkan keluarga pada risiko di rumah.

Baca Juga : Segudang Manfaat Yang Terkandung Pada Jahe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *