Inilah Kondisi Yang Menyebabkan Lidah Jadi Putih

Inilah Kondisi Yang Menyebabkan Lidah Jadi Putih

Inilah Kondisi Yang Menyebabkan Lidah Jadi Putih

Kita sering kali mendapati lidah berwarna putih, padahal lidah yang dikatakan sehat adalah lidah yang warnanya merah muda (pink) dan terdapat nodul-nodul kecil yang disebut dengan papilla, yang fungsi dan perannya adalah sebagai perasa atau reseptor. Jika lidah anda berwarna putih, maka mungkin itu adalah tanda-tanda adanya penyakit. Berhati-hatilah !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Lidah menjadi berwarna putih karena disebabkan oleh papila yang ada di permukaaan lidah mengalami pertumbuhan yang berlebih dan mengalami pembengkakan. Lapisan putih tersebut muncul akibat sisa makanan dan bakteri serta sel-sel mati tersangkut atau bersarang di antara papila yang membesar dan juga terkadang meradang.

Lidah yang menjadi putih mungkin seperti kondisi yang perlu dikhawatirkan, namun biasanya kondisi itu hanya bersifat sementara saja dan tidak menjadi ancaman berbahaya. Hanya saja perlu anda ketahui, bahwa mungkin kondisi lidah yang menjadi putih merupakan suatu indikasi adanya masalah penyakit yang tengah mendera. Bahkan mungkin lidah putih merupakan indikasi dari kondisi serius, seperti infeksi sampai kondisi prakanker.

Nah, berikut ini adalah beberapa penyakit yang kemungkinan menjadi penyebab lidah berubah warna menjadi putih, yaitu antara lain adalah :

1. Leukoplakia

Leukoplakia adalah suatu kondisi yang terjadi karena adanya gangguan pada lidah, gusi, bagian dalam pipi, dan bagian bawah mulut. Gangguan tersebut yaitu berupa penebalan dan munculnya bercak putih. Pada umumnya, bercak leukoplakia memang sering timbul pada lidah, namun meski begitu pada gusi dan pada bagian rongga mulut lainnya juga sering terjadi.

Baca Juga : Sering Mengkonsumsi Kecap Manis Bahaya Bagi Kesehatan

Mengenai penyebabnya, sampai saat belum dapat diketahui apa yang menyebabkan leukoplakia, namun diduga leukoplakia ini bisa disebabkan oleh tembakau, baik dengan merokok atau mengunyahnya. Dan biasanya leukoplakia ini tidak berbahaya, namun terkadang bisa menjadi masalah yang serius. Meskipun pada umumnya leukoplakia ini bersifat jinak, dan resikonya sangat kecil untuk menjadi kanker mulut.

Bercak putih leukoplakia kemungkinan terjadi akibat terlalu banyaknya sel dan protein keratin di mulut. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit, namun bercak putih tersebut tidak mudah dihilangkan dengan sikat. Leukoplakia bisa muncul ketika lidah mengalami iritasi. Selain itu, kondisi ini juga sering ditemukan pada perokok dan pada mereka yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol.

Dan perlu anda perhatikan, meskipun leukoplakia tidak berbahaya, namun jika bercak putih di lidah ini tidak hilang setelah dua minggu, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mengetahui yang sebenarnya tengah dialami, karena leukoplakia juga beresiko menjadi kanker, meskipun peluangnya sangat kecil.

2. Oral Thrush

Oral thrush adalah suatu kondisi di mana terdapat jamur Candida Albicans yang terakumulasi di lapisan mulut. Kondisi ini juga sering disebut dengan istilah candidiasis. Oral thrush dapat menyebabkan lesi dan bercak berwarna putih krem yang sering ditemukan pada lidah atau pada pipi bagian dalam. Lesi dapat terasa sakit dan bahkan dapat berdarah ketika lesi dikeruk. Oral thrush juga dapat menyebar hingga ke langit-langit mulut, amandel, gusi dank e bagian belakang tenggorokan.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Oral thrush ini biasanya sering terjadi pada bayi dan pada orang yang menggunakan gigi palsu, atau pada orang menggunakan kortikosteroid inhalasi, atau seseorang dengan kekebalan tubuh yang rendah. Tapi meski begitu, oral thrush juga bisa terjadi pada siapa saja.

Oral thrush mungkin hanyalah masalah sepele jika terjadi ketika tubuh sedang sehat. Namun jika tubuh sedang lemah atau sistem kekebalan tubuhnya lemah, gejala oral thrush mungkin akan lebih parah dan sulit untuk dikontrol.

3. Oral Lichen Planus

Oral lichen planus adalah kondisi inflamatori autoimun yang kronis, yang berdampak pada tepi mulut. Oral lichen planus ini biasanya akan tampak berupa lesi berwarna putih, dan sering muncul di mukosa pipi, namun juga bisa muncul di gingiva, lidah, serta bagian lain dari mulut. Oral lichen planus bahkan terkadang juga meliputi esophagus atau kerongkongan.

Oral lichen planus merupakan gangguan sistem kekebalan tubuh jangka panjang. Oral lichen planus ini dapat menyebabkan sensasi terbakar atau perih di mulut, gusi merah dan sakit, mulut terasa tidak nyaman, serta plak yang menimbulkan nyeri pada lapisan mulut.

Baca Juga : Dapatkan Manfaat Kesehatan Dengan Berjemur Di Pagi Hari

Oral lichen planus ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Sementara mengenai penyebabnya, tidak diketahui apa yang menyebabkan kondisi ini. Namun beberapa tindakan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi oral lichen planus ini, seperti dengan merawat kebersihan gigi, membatasi asupan makanan yang menyebabkan iritasi pada mulut, serta berhenti merokok.

4. Geographic Tongue

Geographic tongue atau lidah geografik adalah suatu kondisi kelainan yang terjadi pada permukaan lidah. Lidah biasanya akan ditutupi oleh papila tipis dan berwarna merah muda (pink) keputih-putihan menyerupai gambaran pulau-pulau. Gambaran tersebut dapat hilang dan muncul, serta sering kali juga berubah-ubah dan berpindah-pindah.

Lidah geografik ini sering juga disebut sebagai benign migratory glossitis. Dan meskipun mungkin terlihat mengkhawatirkan, kondisi ini tidak menjadi masalah berarti dan juga tidak terkait dengan infeksi atau kanker. Lidah geografik terkadang akan menyebabkan ketidaknyamanan pada lidah dan meningkatkan sensitivitas terhadap zat-zat tertentu.

Jadi, itulah beberapa kondisi yang mungkin terjadi terkait dengan kondisi lidah yang berwarna putih. Dan perlu diingat, bahwa pada umumnya kondisi lidah putih tidak berbahaya, namun jika anda khawatir dengan kondisi tersebut, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

1 thought on “Inilah Kondisi Yang Menyebabkan Lidah Jadi Putih”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *