Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan, – Dalam tubuh kita, selalu berlangsung reaksi oksidasi selama kita hidup. Hampir semua reaksi kimiawi yang terjadi dalam tubuh kita melalui reaksi oksidasi. Dari reaksi oksidasi, tercipta oksidan yang tidak lain adalah radikal bebas. Dengan adanya radikal bebas tersebut, kita perlu mencukupi antioksidan dalam tubuh kita untuk menjaga keseimbangan, karena radikal bebas dapat menyebabkan reaksi berantai yang bisa merusak sel-sel tubuh.

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Reaksi oksidasi merupakan reaksi yang melibatkan oksigen. Oksigen memang menjadi zat yang sangat penting dalam keberlangsungan semua makhluk hidup. Dalam tubuh kita, oksigen berperan saat kita bernapas dan melakukan metabolisme untuk menghasilkan energi. Oksigen adalah napas kehidupan. Karena reaksi oksidasi dalam tubuh merupakan proses yang alami, maka kita tidak bisa menolak adanya radikal bebas, yang memang dihasilkan dari proses oksidasi tersebut.

Selain dari hasil reaksi oksidasi, radikal bebas juga dapat kita jumpai berasal dari benda mati yang ada di sekeliling kita, sehingga jumlah radikal bebas yang memapar tubuh kita jadi semakin banyak. Dan dengan banyaknya radikal bebas, maka tubuh kita sangat memerlukan antioksidan untuk menyeimbangkannya. Pasalnya, jika radikal bebas (prooksidan) tidak seimbang dengan antioksidan, maka akibatnya dapat menyebabkan stres oksidatif. Akibatnya menimbulkan kerusakan yang lebih banyak (kerusakan oksidatif) mulai dari sel, jaringan, hingga ke organ tubuh, sehingga mempercepat proses penuaan dan menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Proses oksidasi yang melepaskan radikal bebas memiliki dampak merusak sel-sel tubuh. Kerusakan yang disebabkan oleh adanya radikal bebas dalam waktu yang lama akan dapat memicu penyakit kanker. Dan untuk mencegah hal tersebut, maka tubuh kita memerlukan antioksidan untuk dapat mengembalikan kerusakan-kerusakan yang disebabkan oleh adanya proses oksidasi hingga batas-batas tertentu. Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang menghambat proses oksidasi. Dan antioksidan bisa berasal dari dalam tubuh maupun dari makanan yang dikonsumsi.

Seperti Apa Oksidasi yang Berbahaya?

Setiap waktu tubuh selalu berinteraksi dengan oksigen secara terus-menerus. Aktivitas tersebut menghasilkan radikal bebas. Akan terjadi stres oksidatif jika saja jumlah radikal bebas tidak seimbang dengan pertahanan tubuh atau antioksidan, atau cenderung lebih banyak radikal bebas.

Radikal bebas sendiri merupakan molekul yang sangat reaktif dalam berinteraksi dengan molekul-molekul lain di dalam sel tubuh. Akibat terlalu reaktif, intervensi oleh radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif pada membran sel, berbagai protein, dan gen. Jika kerusakan tersebut terjadi, maka tubuh berisiko tinggi terserang berbagai penyakit.

Radikal bebas juga tidak hanya dihasilkan dari seringnya interaksi antara tubuh dengan oksigen, namun juga bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar tubuh. Polusi, paparan sinar matahari, limbah industri, dan merokok merupakan faktor pemicu munculnya radikal bebas di dalam tubuh. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Bahaya Oksidasi Berlebihan di Dalam Tubuh

Adanya radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh sering kali dihubungkan dengan berbagai penyakit yang menyerang tubuh. Sebagian besar pihak menduga bahwa stres oksidatif memiliki peranan yang sangat penting terhadap munculnya penyakit neurodegeneratif, yaitu penyakit progresif dari sistem saraf.

Penyakit-penyakit neurodegeneratif yang sering dihubungkan dengan stres oksidatif adalah penyakit alzheimer, penyakit parkinson, dan penyakit multiple sclerosis. Selain itu, penyakit Lou Gehrig (ALS) dan penyakit Huntington juga sering duhubungkan dengan stress oksidatif dalam tubuh.

Berbagai penyakit kardiovaskular tertentu juga diduga kuat berhubungan dengan stres oksidatif. Penyakit kardiovaskular biasanya akan terjadi jika kolesterol jahat (LDL) menumpuk di dinding arteri mengalami oksidasi, yang menjadi awal dari terjadinya pembentukan plak di dinding arteri.

Penyakit lainnya yang juga sering kali dihubungkan dengan stres oksidatif adalah penyakit kanker. Radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan langsung pada DNA dan membuat tubuh mengalami mutasi genetik. Radikal bebas juga dapat membuat kanker menyerang jaringan sekitar serta menyebar ke area lain di dalam tubuh, menghalangi kematian sel, dan memicu pertumbuhan sel. Jika stres oksidatif bercampur dengan infeksi Helicobacter Pylori, maka kemungkinan besar bisa mempercepat perkembangan kanker lambung.

Kemungkinan lainnya yang dapat terjadi akibat stres oksidatif adalah penyakit stroke, diabetes, serangan jantung, dan kelelahan kronis.

Merealisasi Langkah-langkah Penghambatan

Supaya proses oksidasi tidak menjadi bahaya terhadap tubuh, maka yang harus dilakukan adalah dengan mencukupi kebutuhan tubuh akan antioksidan. Sebenarnya, tubuh juga sudah memproduksi sendiri senyawa penetral radikal bebas tersebut. Akan tetapi, senyawa penetral radikal bebas yang diproduksi tubuh tersebut tidak cukup mampu untuk menetralkan semua radikal bebas yang ada dalam tubuh. Terlebih jika gaya hidup yang kita jalani berisiko memperbanyak radikal bebas.

Kemampuan tubuh dalam menghasilkan senyawa penetral radikal bebas dipengaruhi oleh faktor genetik seseorang dan faktor-faktor luar seperti kondisi lingkungan, diet makanan tertentu, dan kebiasaan merokok. Untuk memperbaikinya, perubahan gaya hidup sangat perlu dilakukan, meliputi asupan makanan yang dikonsumsi dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Beberapa makanan yang mengandung antioksidan bisa kita dapatkan dengan mudah, baik itu dalam bentuk suplemen maupun dalam bentuk makanan sehari-hari seperti buah dan sayuran. Suplemen antioksidan yang bisa kita konsumsi misalnya suplemen vitamin C, vitamin E, dan beta karoten. Sementara untuk makanan, banyak buah dan sayuran yang banyak mengandung antioksidan, seperti jeruk, wortel, tomat, teh hijau, hitam, dan oolong juga mengandung antioksidan yang baik untuk dikonsumsi.

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan, – Dengan bahayanya proses oksidasi yang berlebihan, maka sudah tentu kita harus mengubah gaya hidup dan juga pola makan agar dapat menghindari bahaya radikal bebas tersebut.

Baca Juga :

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Dehidrasi sebenarnya tidak hanya berbahaya bagi ibu hamil saja, bagi yang tidak hamil pun dehidrasi menjadi masalah yang berbahaya. Hanya saja pada ibu hamil memang cukup rawan mengalami dehidrasi. Jadi, bagi para wanita yang tengah dalam masa kehamilan sebaiknya mewaspadai masalah dehidrasi. Apa saja bahaya dehidrasi pada masa kehamilan? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Pada ibu hamil, kebutuhan tubuh akan cairan menjadi lebih besar dibandingkan sebelum hamil. Pasalnya ketika sedang hamil, cairan juga dibutuhkan oleh janin yang ada dalam kandungan. Maka secara tidak langsung kebutuhan ibu hamil akan cairan pun meningkat akibat keberadaan janin di dalam kandungannya.

Cairan di kantong ketuban serta kelancaran produksi ASI juga dipengaruhi oleh asupan cairan ibu hamil yang optimal. Asupan cairan ibu hamil juga digunakan untuk membentuk plasenta yang bertugas mengantarkan gizi kepada janin agar bisa tumbuh sehat dan memperoleh sel darah yang ideal.

Ketika cairan dalam tubuh dikeluarkan melalui keringat, urin, dan tinja, maka tubuh perlu mendapat asupan cairan untuk menggantikan cairan yang hilang tersebut. Dan jika tubuh tidak mendapatkan cairan pengganti yang cukup, akibatnnya tubuh bisa mengalami dehidrasi, yang mana kondisi itu dapat mendatangkan sejumlah risiko kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Dehidrasi selama masa kehamilan dapat mengakibatkan komplikasi serius, bahkan kasus yang terparah adalah kematian.

Berikut adalah beberapa bahaya dehidrasi selama kehamilan, diantaranya :

  • Air ketuban terlalu sedikit

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, asupan cairan pada ibu hamil dapat mempengaruhi air ketuban. Jadi, jika tubuh kekurangan cairan, maka otomatis air ketuban pun akan sedikit. Dan jika itu terjadi, maka bisa menyebabkan kondisi kesehatan janin yang tidak baik. Pasalnya, air ketuban amat diperlukan untuk memberi ruang gerak serta bantalan untuk melindungi janin selama berada dalam kandungan. Dan jika air ketubannya sedikit, maka pertumbuhan janin di dalam kandungan akan terpengaruh, bahkan bisa mengalami keguguran atau kematian janin dalam rahim.

  • Persalinan prematur

Tidak hanya berisiko keguguran, dehidrasi pada masa kehamilan juga berisiko mengakibatkan persalinan prematur. Pasalnya, dehidrasi pada masa kehamilan dapat memicu kontraksi Braxton-Hicks, yaitu kontraksi rahim yang biasanya berlangsung selama 1-2 menit. Kontraksi tersebut biasanya terjadi pada trimester ketiga, namun bisa juga pada trimester kedua. Jika kontraksi tersebut terjadi secara berulang-ulang, maka artinya terdapat kemungkinan dehidrasi. Ibu hamil perlu lebih memerhatikan konsumsi air secara lebih optimal karena dehidrasi pada trimester ketiga dapat menyebabkan kontraksi yang bisa memicu persalinan prematur.

  • Komplikasi yang sangat serius

Dehidrasi pada masa kehamilan juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang sangat serius. Ibu hamil yang mengalami dehidrasi dapat mengalami masalah produksi ASI yang terlalu sedikit, bayi mengalami cacat lahir, atau bayi mengalami cacat pada sistem saraf.

  • Kematian pada bayi atau ibu

Jika dehidrasi yang dialami pada masa kehamilan sudah tergolong berat, maka risiko yang paling berbahaya adalah menyebabkan kematian pada bayi atau pada sang ibu.

Mencari Tahu Tanda-tanda Dehidrasi

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Untuk menghindari bahaya dehidrasi di atas, maka ibu hamil, termasuk juga kita perlu memenuhi kebutuhan cairan. Ibu hamil juga perlu mengetahui dan mengenali tanda-tanda dehidrasi, agar pada saat ibu hamil menyadari dirinya merasa mengalami dehidrasi, maka tindakan penanganan bisa segera dilakukan.

Cara yang paling baik untuk mengetahui apakah ibu hamil mengalami dehidrasi atau tidak adalah dengan memerhatikan warna urin. Bila urin berwarna kuning gelap, itu berarti ibu hamil selama ini tidak mendapatkan cukup minum. Sebaliknya, semakin jernih warna urin, itu berarti asupan cairan tubuh semakin optimal. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Selain itu, ibu hamil yang sering merasa kepanasan (gerah) juga bisa dianggap sebagai tanda-tanda mengalami dehidrasi. Sebab, tubuh kesulitan mengatur suhu tubuh jika kekurangan cairan. Sebagai akibatnya, tubuh rentan mengalami kepanasan.

Kenali juga tanda-tanda dehidrasi ringan dan berat. Pada kondisi dehidrasi ringan hingga menengah, ibu hamil masih bisa menanganinya sendiri di rumah dengan cara memenuhi kebutuhan air minum dan juga istirahat yang cukup, serta disarankan juga untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai apa yang tengah dirasakan. Sementara pada kondisi dehidrasi berat, diperlukan pertolongan medis yang tepat. Jadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter jika ibu hamil mengalami dehidrasi berat.

Tanda-tanda atau gejala dehidrasi ringan hingga menengah yang harus anda ketahui adalah :

  • Mulut terasa kering dan lengket
  • Kepala terasa sakit
  • Pusing
  • Merasa haus
  • Mengantuk
  • Berkurangnya frekuensi buang air kecil
  • Konstipasi atau susah buang besar

Sementara tanda-tanda atau gejala dehidrasi berat diantaranya adalah :

  • Buang air kecil hanya sedikit atau tidak sama sekali
  • Urin berwarna kuning pekat
  • Mata cekung
  • Jantung berdegup kencang dan bernapas cepat
  • Tekanan darah rendah
  • Merasa sangat haus berlebihan
  • Mulut sangat kering
  • Mudah marah dan kebingungan
  • Kulit sangat kering, bisa juga keriput dan kurang elastis
  • Ketika ditekan, permukaan kulit tidak kembali rata seperti semula

Bagaimana Agar Ibu Hamil Tidak Dehidrasi?

Untuk mencegah dehidrasi, ibu hamil perlu minum air putih sekitar 3 liter/hari atau setara dengan 8-12 gelas. Namun jika ibu melakukan aktivitas berlebih seperti olahraga ringan, ibu hamil sebaiknya menambahkan takaran minumnya satu gelas dari yang biasa diminum. Begitu juga saat cuaca panas, ibu hamil sebaiknya menambahkan takaran minum hariannya untuk mengganti cairan yang hilang akibat berkeringat.

Agar ibu hamil tetap terhidrasi dengan baik, berikut ini ada beberapa langkah yang bisa ibu hamil ikuti, yaitu :

  • Hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Pasalnya, minuman tersebut tidak bisa dianggap sebagai pengganti cairan tubuh. Justru minuman tersebut itu bersifat diuretik, yakni menyebabkan seseorang banyak buang air kecil sehingga risiko kehilangan cairannya menjadi lebih besar.
  • Gunakan pakaian berwarna terang dan longgar ketika sedang berada di luar ruangan saat siang hari, untuk mengurangi kepanasan dan meminimalisir keringat.
  • Hindari terkena paparan sinar matahari terik secara langsung.
  • Bila tidak suka minum air putih, maka ibu hamil bisa menambahkan buah-buahan beku, seperti kiwi atau jeruk ke dalam minuman, agar terasa lebih nikmat sekaligus sehat. Namun tidak dianjurkan mengonsumsi es batu yang tidak jelas kebersihan dan kematangan airnya.
  • Jika ibu hamil mengalami gejala morning sickness atau mual dan muntah selama kehamilan, maka minumlah saat ibu sedang tidak mual.

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Dengan minum air secara rutin dan teratur, maka ibu hamil bisa terhidrasi dengan baik dan bisa mengindari bahaya dehidrasi yang cukup serius. Selain itu, terpenuhinya kebutuhan cairan juga bisa membantu mencegah infeksi saluran kemih yang sering terjadi pada masa kehamilan. Pasokan cairan yang ideal juga bisa melancarkan sembelit, wasir, dan retensi air.

Baca Juga :

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa tubuh membutuhkan asupan gizi yang cukup agar kinerja tubuh dalam berjalan dengan optimal, serta kesehatan tubuh juga bisa terjaga. Salah satu asupan yang sangat baik untuk tubuh adalah vitamin A. Lalu Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Mungkin sebagian dari anda sudah sering mendengar dan mengetahui bahwa vitamin A memberikan manfaat terhadap tubuh sebagai substansi yang sangat baik dan bagus untuk kesehatan mata. Tapi lebih dari itu, sebenarnya vitamin A juga memiliki ragam manfaat lainnya yang bagus untuk tubuh, tidak hanya membantu indera penglihatan saja, bahkan manfaat vitamin A untuk tubuh juga tidak kalah penting.

Vitamin A memiliki dua jenis, yaitu beta karoten yang berasal dari tumbuhan serta retinoid yang berasal dari hewan. Tidak hanya memiliki manfaat untuk kesehatan mata, substansi ini juga dapat menjaga kekebalan tubuh sekaligus membantu pertumbuhan.

Deretan Fungsi Vitamin A

Asupan vitamin A yang mencukupi akan membantu meningkatkan penglihatan lebih optimal pada kondisi minim cahaya. Vitamin A juga memiliki manfaat mendukung sistem kekebalan tubuh agar bekerja lebih optimal dalam mencegah infeksi. Vitamin A juga menjaga kulit tetap sehat.

Retinoid yang merupakan salah satu jenis vitamin A dikenal sebagai bahan obat yang diresepkan dokter untuk mengatasi masalah jerawat dan gangguan kulit lainnya. Obat yang mengandung retinoid tersebut dapat digunakan dengan dioleskan atau diminum. Vitamin A yang diberikan secara oral (diminum) juga bisa untuk mengobati campak dan mata kering bagi mereka yang kekurangan vitamin A. (Baca Juga : Obat Vitiligo Yang Ampuh di Apotik)

Sumber Vitamin A

Kebutuhan tubuh akan vitamin A sebagian besar bisa anda peroleh dari makanan sehari-hari. Jika asupan vitamin A tidak digunakan seluruhnya, maka sisanya yang terserap dapat disimpan dalam tubuh untuk digunakan di kemudian hari.

Anda dapat memperoleh asupan vitamin A dari makanan seperti ikan, telur, hati, sereal yang sudah difortifikasi, susu, yoghurt, keju, mentega rendah lemak, dan susu rendah lemak. Namun, perlu anda perhatikan bahwa meskipun hati merupakan sumber vitamin A, namun konsumsinya tetap harus anda batasi, tidak lebih dari satu kali per minggu. Pasalnya, jika terlalu berlebihan mengkonsumsi hati, maka tubuh bisa kelebihan vitamin A.

Wortel juga merupakan salah satu sumber vitamin A yang sangat populer di masyarakat, dan anda juga mungkin sudah tau itu sebelumnya. Namun selain wortel, masih banyak sayuran lain yang juga menjadi sumber vitamin A, diantaranya adalah bayam, paprika merah dan ubi. Sedangkan pada jenis buah-buahan, terutama yang bewarna kuning, buah mangga dan pepaya merupakan sumber vitamin A yang baik. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Penuhi Vitamin A Sesuai Kebutuhan

Asupan vitamin A yang cukup bisa anda peroleh dari berbagai makanan dan minuman sehari-hari. Untuk orang dewasa, mengkonsumsi buah dan sayur sebanyak 5 porsi dalam sehari bisa memenuhi 65% dari total kebutuhan vitamin A.

Pria dewasa membutuhkan sekitar 900 mikrogram per hari, sementara wanita dewasa memerlukan sekitar 700 mikrogram per hari. Kebutuhan akan meningkat ketika wanita hamil dan menyusui. Untuk wanita hamil diatas usia 19 tahun, asupan vitamin A yang direkomendasikan dalam sehari adalah sekitar 770 mikrogram, sementara untuk ibu menyusui adalah sekitar 1.300 mikrogram.

Sementara itu untuk anak-anak, kebutuhan vitamin A disesuaikan dengan usianya. Anak 1-3 tahun, direkomendasikan sekitar 300 mikrogram konsumsi vitamin A per hari, anak usia 4-8 tahun sekitar 400 mikrogram per hari, dan anak usia 9-13 tahun sekitar 600 mikrogram per hari.

Risiko Efek Samping

Asupan vitamin A memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun seperti yang telah dikatakan tadi bahwa asupannya tersebut perlu dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh saja. Jika dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi, maka bisa berisiko menimbulkan efek samping. Pemberian vitamin A dalam dosis yang tinggi akan diperbolehkan jika seseorang mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin A. Namun itu pun tetap harus selalu berdasarkan rekomendasi dokter.

Beberapa risiko dari vitamin A, antara lain :

  • Menyebabkan keracunan dengan gejala pusing, muntah, kulit kering, dan nyeri sendi.
  • Mempengaruhi kinerja obat lain, seperti obat jerawat, pil KB, dan pengobatan kanker.
  • Konsumsi vitamin A yang berlebihan dikaitkan dengan gangguan hati, menurunnya kepadatan tulang serta kelainan pada bayi.

Selain itu, bagi anda pengidap penyakit ginjal atau hati, sebaiknya anda hindari konsumsi suplemen vitamin A jika tidak direkomendasikan dokter.

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ? – Jadi, meskipun vitamin A dibutuhkan tubuh, namun anda tidak bisa sembarangan mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Anda juga tidak bisa sembarangan mengkonsumsi suplemen tambahan vitamin A. Pasalnya, kebutuhan tubuh akan vitamin A umumnya bisa terpenuhi melalui pola makan yang seimbang.

Baca Juga :

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Diabetes merupakan salah satu penyakit berbahaya dan mematikan. Oleh karena itu, orang yang menderita diabetes perlu melakukan tindakan pengobatan yang tepat sesegera mungkin sebelum kondisinya bertambah parah dan mengancam. Dan selain melakukan tindakan pengobatan, pasien diabetes juga perlu memperhatikan pola hidup serta pola makannya, agar penyakitnya tidak terus berkembang. Salah satu tindakan untuk mencegah perkembangan diabetes adalah memperhatikan konsumsi karbohidrat. Lalu Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Banyak hal yang dapat mempengaruhi kadar gula darah anda. Namun, salah satu hal yang paling berpengaruh adalah jenis makanan dan jumlahnya yang dikonsumsi. Terutama makanan dengan mengandung karbohidrat mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kadar gula darah. Oleh karena itu, penderita diabetes sangat dianjurkan untuk selalu memperhatikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dan membatasinya.

Bagaimana karbohidrat mempengaruhi kadar gula darah ?

Karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah menjadi glukosa atau gula, kemudian diubah menjadi energi utama oleh tubuh. Proses ini dibantu oleh hormon insulin. Namun, karena penderita diabetes hormon insulinnya tidak bekerja dengan baik, maka hanya sedikit glukosa yang mampu diubah menjadi energi. Akibatnya, glukosa dalam darah atau gula darah menjadi meningkat.

Itulah sebabnya kenapa karbohidrat sangat berhubungan dengan diabetes dan bisa mempengaruhi kadar gula darah. Ketika penderita diabetes mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat atau gula yang tinggi, maka kadar gula darahnya pun bisa langsung naik. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi membuat tubuh harus menghasilkan lebih banyak insulin agar gula darah dapat terkontrol. Namun seperti yang kita ketahui, penderita diabetes tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah banyak, atau insulin tidak mampu mengubah glukosa menjadi energi dengan efektif. Sehingga asupan karbohidrat yang tinggi akan sangat berisiko meningkatkan kadar gula darah yang bisa membahayakan.

Berapa banyak karbohidrat untuk penderita diabetes yang aman dikonsumsi ?

Membatasi asupan karbohidrat pada penderita diabetes terbukti mampu mengontrol kadar gula darah. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa penderita diabetes hanya boleh mengkonsumsi sedikit karbohidrat atau bahkan harus menghindari banyak makanan. (Baca Juga : Obat Luka Diabetes)

Sebuah penelitian menyatakan bahwa asupan karbohidrat sebesar 20-150 gram per hari atau 5-35% karbohidrat dari asupan kalori total dapat membantu penderita diabetes mengontrol gula darahnya. Sedangkan, American Diabetes Association menyarankan karbohidrat untuk penderita diabetes yang aman dikonsumsi adalah sekitar 45-60 gram per kali makan, atau sebesar 135-180 gram karbohidrat per hari. Diet rendah karbohidrat mungkin membantu anda dalam mengontrol asupan karbohidrat ini.

Pada umumnya, setiap makanan sumber karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, seberapa besar makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah dapat berbeda-beda tiap makanan. Untuk itu, anda perlu mengetahui makanan sumber karbohidrat apa saja yang masih bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak, dan yang harus dibatasi.

Apa saja makanan sumber karbohidrat yang boleh dikonsumsi ?

Umumnya, kebanyakan makanan yang anda konsumsi setiap hari itu mengandung karbohidrat, tapi mungkin anda tidak menyadarinya. Ada dua jenis karbohidrat dalam makanan, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sebaiknya anda perbanyak asupannya. Pasalnya, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mengandung serat dan relatif mengandung gula rendah. Sehingga, karbohidrat jenis ini lebih mampu membantu anda dalam mengontrol gula darah, dan anda bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat dari karbohidrat jenis ini.

Sementara karbohidrat sederhana, sebaiknya anda kurangi konsumsinya. Sebab, karbohidrat sederhana lebih mudah dipecah oleh tubuh sehingga lebih mampu membuat kadar gula darah anda naik dengan cepat.

Beberapa makanan sumber karbohidrat kompleks yang bisa Anda konsumsi adalah :

  • Sayuran
  • Buah-buahan
  • Biji-bijian utuh, seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum
  • Kacang-kacangan

Sedangkan, makanan sumber karbohidrat sederhana yang harus anda batasi atau hindari adalah :

  • Makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi
  • Kue, kukis, roti tawar, donat, muffin, pretzel, kue kering
  • Makanan yang terbuat dari tepung terigu
  • Buah-buahan kaleng
  • Minuman manis, seperti minuman teh dalam kemasan, minuman bersoda
  • Es krim, permen, dan cokelat

Itulah Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ? Dan untuk solusi menurunkan gula darah serta mengobati diabetes, kami merekomendasikan anda ekstrak teripang emas GOLD-G Bio Sea Cucumber atau Jelly Gamat Gold G yang telah terbukti berkhasiat menurunkan gula darah dan mengobati diabetes. Jelly Gamat Gold G juga sudah terdaftar di BPOM RI dan memiliki sertifikasi HALAL. Jadi tidak perlu anda ragukan lagi kualitasnya.



Anda bisa PESAN OTOMATIS via WhatsApp dengan meng-klik gambar di atas !

Baca Juga :

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda

Anda pasti sudah tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan vitamin dan mineral agar organ tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan optimal. Dan salah satu mineral yang penting serta diperlukan oleh tubuh adalah kalium. Lalu bagaimana jika tubuh kekurangan kalium? Apa jadinya jika tubuh kekurangan kalium? Mari kita temukan jawabannya pada pembahasan berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Kalium atau disebut juga potasium merupakan jenis mineral yang mempunyai peranan sangat vital dalam tubuh. Kalium juga merupakan senyawa elektrolit yang berkontribusi terhadap keseimbangan zat elektrolit dalam tubuh. Tubuh sangat membutuhkan kalium, karena manfaatnya untuk sangatlah penting, yaitu menjaga pertumbuhan tubuh yang normal, membantu memecah dan menggunakan karbohidrat, membantu pertumbuhan jaringan otot, mendukung performa otot, menjaga fungsi jantung dan ginjal serta menjaga sel-sel kulit tetap lembab.

Kekurangan kalium merupakan ketidakseimbangan zat-zat metabolik tubuh yang ditandai dengan rendahnya tingkat kalium di dalam darah. Bahaya kekurangan kalium dapat mengganggu kesehatan jantung, menghambat perpindahan nutrisi dan hasil metabolisme dari dan ke dalam sel-sel tubuh, serta menghambat kinerja antar saraf dan otot.

Kalium memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, diantaranya yaitu :

  • Menjaga kesehatan jantung
  • Menjembatani kerja otot dan saraf.
  • Memindahkan nutrisi-nutrisi yang diserap tubuh menuju ke sel-sel dan mengeluarkan sisa-sisa tubuh dari sel-sel tubuh.

Jika Kekurangan Kalium

Kalium sangat diperlukan oleh tubuh untuk membuat otot-otot terus berkontraksi, terutama otot jantung. Kalium juga berperan dalam pengaktifan enzim-enzim kompleks di dalam tubuh. Kalium umumnya ditemukan di dalam otot dan tulang. Kalium membantu pertukaran cairan tubuh antar sel. Kadar normal kalium di dalam tubuh akan diatur oleh ginjal. Kelebihan kalium akan dibuang melalui keringat dan urin.

Baca Juga : Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Kekurangan kalium atau defisiensi kalium disebut dengan hipokalemia, yaitu penyakit yang muncul akibat rendahnya tingkat kalium dalam darah. Pada kebanyakan kasus, kekurangan kalium terdeteksi ketika penderita melakukan tes darah untuk pemeriksaan penyakit tertentu. Kekurangan kalium bisa menimbulkan gejala berupa :

  • Konstipasi atau sembelit (susah buang air besar).
  • Palpitasi atau jantung berdebar.
  • Mati rasa atau kaku otot.
  • Pelemahan atau kerusakan pada otot-otot.
  • Kelelahan.
  • Pada kondisi yang parah, kekurangan kalium dapat menyebabkan ritme jantung jadi tidak normal, terutama pada pengidap penyakit jantung. Gejalanya yaitu pusing hingga pingsan. Jantung berhenti bekerja juga bisa terjadi jika kadar kalium dalam darah terlalu rendah.

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda, – Kekurangan kalium bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti muntah atau diare dalam jangka panjang, berkeringat banyak, kadar magnesium rendah, atau menderita gagal ginjal kronis. Konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat diuretik, obat pencahar, atau antibiotik juga bisa menyebabkan kekurangan kalium.

Angka kebutuhan kalium untuk orang dewasa usia di atas 17 tahun adalah 4.700 mg per hari. Untuk anak-anak usia 0-1 tahun berkisar 400-700 mg kalium per hari, sedangkan untuk anak usia 1-14 tahun membutuhkan 3.000-4.700 mg kalium per hari. Sementara kebutuhan kalium ibu hamil dan ibu menyusui sekurang-kurangnya harus mencukupi 4.700-5.100 mg per hari.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Sebagai perbandingan, anda bisa menakar jumlah kalium yang terdapat dalam makanan. Misalnya, 1 lapis fillet ikan salmon yang mengandung 1.900 mg kalium. Begitu juga pada satu kaleng ikan sarden yang mengandung setidaknya 365 mg kalium.

Cara Mengatasi Kekurangan Kalium

Asupan kalium dapat diperoleh dengan mudah melalui konsumsi makan-makanan harian. Makanan-makanan yang mengandung banyak kalium, diantaranya adalah :

  • Daging sapi panggang secukupnya, dapat memenuhi kebutuhan kalium harian. Kombinasikan menu makanan ini dengan makanan yang sehat seperti brokoli, tomat, dan sayuran hijau.
  • Ikan-ikan laut dan tiram, sumber kalium yang lezat dan baik bagi kesehatan. Ikan dengan kandungan kalium yang tinggi adalah ikan salmon dan sarden.
  • Pisang, sumber kalium terbaik yang mudah didapat. Buah lainnya yang menjadi sumber kalium yang cukup tinggi adalah mangga, jeruk, melon, kiwi, dan kurma.
  • Sayur yang kaya kandungan beta-karoten biasanya juga mengandung kalium. Seperti adalah wortel, cabai, dan ubi jalar.

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda, – Mengonsumsi makanan-makanan di atas bisa membantu anda memenuhi kebutuhan kalium harian. Dan sangat tidak dianjurkan mengonsumsi suplemen mineral tanpa rekomendasi dokter. Maka dari itu, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Baca Juga : Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan

Jika sebelumnya kita membahas Manfaat Berenang Untuk Ibu Hamil, maka kali kita akan membahas manfaat berenang secara umum untuk semua orang. Seperti apakah manfaat berenang secara umum? Mari kita simak ulasan lengkapnya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Manfaat berenang tidak hanya berlaku untuk atlet atau perenang profesional saja. Semua orang bisa mendapatkan manfaat berenang, karena sebenarnya berenang merupakan olahraga yang memang dapat dilakukan oleh seluruh kelompok usia dengan menghasilkan beragam manfaat, terutama jika dilakukannya secara rutin dan teratur.

Gerakan di dalam air saat berenang membuat seseorang membutuhkan tenaga yang lebih kuat. Hal itu dapat membantu membangun kekuatan tubuh. Lebih mendetail, berenang akan melatih semua kelompok otot utama, dari bahu, punggung, panggul, bokong, hingga kaki.

Manfaat Umum Berenang

Berenang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, apalagi jika olahraga ini dilakukan secara secara rutin. Lalu apa sajakah manfaat berenang? Berikut ini manfaat yang bisa anda dapatkan dari berenang, antara lain :

  • Meningkatkan ketahanan sistem pernapasan dan kardiovaskuler

Sebuah penelitian menyimpulkan, bahwa dalam melakukan renang secara rutin selama 12 minggu, konsumsi oksigen akan naik hingga 10%. Selain itu, jumlah darah yang dipompa setiap kali jantung berdenyut juga mengalami peningkatan mencapai 18%, yang berarti peningkatan kekuatan.

  • Membangun massa otot

Berenang juga dapat memberkan manfaat yang terlihat pada peningkatan otot lengan hingga hampir 25% pada beberapa pria. Hasil itu didapat dari program berenang selama 8 minggu.

  • Membakar kalori

Selama anda berenang dalam 1 jam, sekitar 500-650 kalori akan dibakar tergantung seberapa efisien aktivitas tersebut dilakukan.

Baca Juga : Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

  • Mencegah berbagai penyakit

Berenang yang dilakukan secara teratur dapat menghalau penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan juga penyakit stroke. Berdasarkan sebuah penelitian, berenang yang dilakukan secara rutin juga dapat meningkatkan usia harapan hidup.

  • Membuat tubuh rileks

Berenang juga bisa anda jadikan sebagai sarana untuk merelaksasi tubuh. Selain itu, berenang juga diyakini dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang. Hal itu diungkapkan oleh sebuah penelitian, di mana berenang dapat mendorong pemikiran positif, menjernihkan pikiran, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Lakukanlah Secara Bertahap

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan, – Meskipun berenang memiliki ragam manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, namun anda tidak bisa langsung melakukannya dalam porsi berat. Ketika anda belum terbiasa berenang, maka anda harus melakukannya secara perlahan-lahan. Pelajaran awal yang perlu anda pahami adalah irama dari gerakan dan pernapasan.

Bagi seorang pemula, waktu berenang yang disarankan adalah sekitar 10 menit. Setelah itu, anda bisa mulai menambahkan waktu latihan hingga 30 menit. Lakukanlah olahraga renang ini secara rutin sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

Sebagai pemula, anda juga bisa terlebih dahulu berlatih dengan merendam badan hingga bagian leher atau berjalan di kedalaman kolam yang lebih dangkal. Hal ini dianggap jauh lebih baik untuk memperkuat stamina sebelum benar-benar berenang, dibandingkan berenang dengan teknik yang tidak tepat.

Perlu anda diingat juga, sebelum melakukan sesi berenang, sebaiknya anda selalu mengawalinya dengan pemanasan dan mengakhirinya dengan pendinginan.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Berenang Bisa Dilakukan oleh Semua Kalangan Usia

Seperti yang dikatakan dari awal, berenang merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa batasan usia maupun profesi. Jadi anda tidak usah malu untuk memulai pelajaran berenang, berapa pun usia anda. Berenang merupakan olahraga yang aman dan efektif untuk segala usia dan juga cocok sebagai olahraga pada masa kehamilan. Namun jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda.

Sebagian kolam renang memiliki kelas khusus untuk pemula yang dibantu oleh instruktur khusus. Pembelajaran tersebut dapat dilakukan secara umum atau dikelompokkan secara khusus. Misalnya kelompok anak-anak, juga ada kelompok khusus wanita, atau kelompok lanjut usia, dan lain-lain.

Selain itu, berenang juga bisa menjadi aktivitas yang pas untuk meluangkan waktu bersama keluarga dengan cara yang menyenangkan. Berenang juga sangat baik untuk membiasakan anak bergerak aktif dan mencegah obesitas.

Untuk mendukung sesi berenang Anda, pastikan pakaian renang yang dikenakan terasa nyaman. Bila perlu, gunakan kaca mata renang yang dapat membantu Anda terhindar dari rasa menyengat pada mata akibat klorin yang umumnya digunakan pada air di kolam renang.

Mengenal Ragam Manfaat Berenang Untuk Kesehatan, – Manfaat berenang akan dapat dirasakan jika dilakukan secara rutin. Jadwalkan secara khusus. Anda juga dapat membuat target sebagai motivasi. Untuk mendapatkan manfaatnya yang lebih maksimal, Anda juga bisa bergabung bersama klub renang.

Baca Juga : Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ?

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa radiasi nuklir memiliki efek yang sangat mematikan. Lalu seperti apa sih efek mematikan yang bisa ditimbulkan dari radiasi nuklir? Mari kita bahas ulasannya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Bencana nuklir yang terjadi di kota Chernobyl, Ukraina pada tahun 1986 lalu bisa menjadi gambaran bagimana bahayanya radiasi nuklir yang berefek mematikan bagi seluruh makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Jika anda berada di area yang terkena radiasi nuklir, maka anda bisa saja kehilangan nyawa anda. Lalu, bagaimana radiasi nuklir bisa menghilangkan nyawa anda? Begini penjelasannya !

Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Radiasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu radiasi pengion (radiasi dosis besar) dan radiasi non-pengion (radiasi dosis rendah). Radiasi non-pengion terdapat pada radiasi X-ray, CT scan, hingga radiasi wifi dan gadget anda. Sedangkan radiasi pengion terdapat pada radiasi nuklir, ledakan radioaktif, dan ledakan bom atom. Tubuh manusia yang terkena paparan radiasi nuklir dalam dosis yang besar di waktu singkat akan mengalami Sindrom Radiasi Akut (ARS) atau keracunan radiasi, yang mana kondisi tersebut bisa berakibat fatal menyebabkan kematian. Tingkat keparahan serta gejala yang ditimbulkan akibat radiasi tergantung pada seberapa besar radiasi nuklir yang terserap oleh tubuh. Dan banyaknya penyerapan radiasi juga tergantung pada kekuatan energi radiasi serta jarak dengan sumber radiasi tersebut.

Dosis radiasi dapat diukur dengan menggunakan satuan unit Grays (Gy). Rata-rata paparan radiasi dari pemeriksaan X-ray berkisar jauh di bawah 0,1 Gy. Sementara itu, tanda-tanda penyakit radiasi biasanya akan muncul jika tubuh telah menyerap lebih dari 1 Gy. Dan jika mencapai lebih dari 10 Gy, maka akibatnya dapat menyebabkan kematian. Sementara gejala awal dari penyakit radiasi nuklir ditandai dengan mual dan muntah. Jika terpapar dalam dosis yang lebih tinggi, maka tubuh akan mengalami gejala yang lebih berat seperti diare, sakit kepala, pusing, demam, kelelahan, rambut rontok, muntah darah, hingga mengalami infeksi di berbagai organ tubuh yang pada akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Baca Juga : Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Dampak Buruk Radiasi Nuklir Bagi Kesehatan

Kasus penyakit yang disebabkan oleh radiasi nuklir mulai terkenal sejak kejadian ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Dan yang lebih dahsyat lagi, ketika PLTN Chernobyl meledak hingga meluluhlantakkan kota tersebut. Reaktor nuklir yang rusak akan mengeluarkan bahan yodium radioaktif dan cesum. Bahan tersebut dipercaya telah menyebabkan ratusan ribu pekerja dilaporkan meninggal, baik saat waktu kejadian maupun karena penyakit akibat radiasi nuklir yang timbul usai kejadian tersebut.

Dan berikut ini adalah dampak buruk yang ditimbulkan radiasi nuklir terhadap kesehatan, antara lain :

  • Menghancurkan Sel-sel Tubuh

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ? – Energi radiasi nuklir dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Selain itu, berbagai masalah kesehatan dan penyakit komplikasi juga akan bermunculan. Bagian tubuh yang paling mudah terkena dampak radiasi nuklir dosis tinggi adalah sel-sel pada lapisan perut, pembuluh darah, usus, dan sel-sel yang memproduksi darah di sumsum tulang. Kerusakan pada sumsum tulang akan mengakibatkan tubuh tidak mampu melawan infeksi atau penyakit. Pada fase tersebutlah, radiasi nuklir mulai aktif merenggut nyawa seseorang.

  • Kanker

Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang terkena paparan radiasi nuklir sangat berisiko tinggi untuk terserang penyakit kanker tiroid, di mana anak-anak yang berusia lebih muda menjadi yang paling berisiko. Efek jangka panjang yang ditimbulkan dari radiasi nuklir juga dapat membuat seseorang terkena penyakit kanker darah, kanker payudara, hingga kanker paru-paru.

  • Gangguan Perkembangan Anak

Perkembangan anak juga bisa terkena dampak buruk dari radiasi nuklir, di mana tumbuh kembang anak akan terganggu akibat adanya radiasi nuklir.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Kerusakan Jaringan Kulit

Radiasi nuklir juga bisa berdampak buruk pada kulit dengan menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Orang yang terkena paparan radiasi nuklir akan mengalami gejala seperti kulit terbakar, lecet dan luka, bahkan kanker kulit. Radiasi nuklir juga dapat merusak sel-sel kulit yang ada di kepala hingga menyebabkan rambut rontok, atau bahkan kebotakan permanen.

Beberapa Penanganan Untuk Penyakit Radiasi Nuklir Yang Perlu Anda Ketahui

Melakukan pengobatan untuk mengatasi penyakit akibat radiasi nuklir sebenarnya lebih kepada pencegahan kontaminasi radioaktif yang lebih lanjut, yaitu dengan melakukan pengobatan pada luka, trauma, gejala, serta meringankan rasa sakit yang ditimbulkan.

Pastikan untuk melepaskan seluruh pakaian yang menempel di tubuh untuk mencegah terjadinya kontaminasi susulan, serta pastikan juga mencuci bagian kulit yang terkena radiasi dengan air dan sabun.

Untuk mengatasi sumsum tulang belakang yang rusak akibat radiasi nuklir, dokter akan memberikan protein yang bekerja menstimulasi granulosit yang berguna untuk meningkatkan jumlah sel darah putih, yang dapat melawan efek buruk yang ditimbulkan oleh radiasi pada sumsum tulang.

Seperti Apakah Efek Mematikan Radiasi Nuklir ? – Selain itu, pasien radiasi nuklir juga akan diberikan transfusi darah untuk menggantikan sel-sel darah yang telah hilang, atau bahkan mungkin akan dilakukan transplantasi sumsum tulang. Dalam gejala-gejala lainnya seperti pembesaran kelenjar tiroid atau kanker tiroid, pasien akan diberikan pil kalium iodida, yang berguna untuk mencegah penyerapan molekul radioaktif dari radiasi nuklir.

Baca Juga : Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue !

Anda tau soda kue atau yang biasa disebut baking soda? Bahan yang digunakan untuk membuat kue jadi mengembang tersebut ternyata juga memiliki risiko menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Lalu seperti apa bahaya yang akan ditimbulkan akibat mengkonsumsi soda kue? Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Soda kue atau baking soda merupakan salah satu bahan dapur yang digunakan untuk membuat roti. Bahan ini akan membuat roti yang anda bikin jadi mengembang dengan baik. Bahan ini biasanya ada pada pembuatan roti berupa donat, kue-kue kecil, brownis, dan lain sebagainya. Jika roti yang anda makan tidak mengandung soda kue, maka tampilan dan teksturnya kurang mantap.

Soda kue sebenarnya memang bukan bahan dasar yang secara langsung mempengaruhi citarasa dari roti yang anda buat. Akan tetapi, jika roti yang anda buat tidak menggunakan soda kue, maka tekstur roti yang anda buat tidak akan seimbang. Roti anda terkesan bantet, kaku, dan keras. Bahan-bahan dasar roti seperti tepung, telur, dan gula akan menempel menjadi satu. Kohesivitasnya tinggi, sehingga akan melekat erat satu sama lain. Nah, dengan menggunakan soda kue, maka roti akan mengembang, sehingga nantinya ketika di oven atau di kukus, proporsi pas dan balance.

Bahan Dasar Soda Kue

Soda kue merupakan bentuk dari sodium bikarbonat murni. Berikut ini adalah beberapa hal yang berhubungan dengan bahan dasar soda kue :

Mengeluarkan gas karbondioksida. Jika bahan dasar soda kue sodium bikarbonat bercampur dengan bahan yang mengandung asam, maka bisa mengeluarkan gas karbondioksida. Inilah yang membuat kue mengembang. Jika gas karbondikoksida terlalu banyak dihirup bisa menyebabkan sesak nafas dan jika dihirup terus menerus bisa menyebabkan gangguan paru-paru.

Penggunaan soda kue. Selain digunakan dalam pembuatan roti, soda kue juga bisa anda temui dalam pembuatan martabak manis. Biasanya penjual akan mencampurkan soda kue pada proses terakhir. Kemudian campuran kue tadi di masukan dalam oven atau di panggang.

Baca Juga : Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Dimasukkan tahap terakhir. Mengapa soda kue harus dimasukan dalam tahap terakhir? Pasalnya, soda kue berguna untuk mengembangkan makanan. Bahan ini akan mengalami cepat reaksi saat bercampur langsung dengan bahan asam, gas karbondioksida langsung keluar. Sehingga bahan kue tersebut harus segera dipanggang sebelum gas-nya hilang. Sehingga roti bisa terbentuk sempurna.

Soda Kue Digunakan sebagai Pengobatan

Tidak hanya digunakan dalam pembuatan kue, baking soda atau soda kue juga ternyata digunakan di dalam dunia medis, yakni sebagai obat. Bahan aktif sodium bikarbonat atau natrium bikarbonat yang terkandung pada soda kue termasuk kategori antasida dan bersifat menetralkan asam lambung dengan cepat. Oleh karena itu, soda kue biasa juga digunakan untuk mengobati nyeri ulu hati, sakit perut, dan gangguan pencernaan. Selain itu penyakit asam lambung yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan juga dapat diterapi dengan soda kue.

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue ! – Sebenarnya, natrium bikarbonat sendiri juga sudah dihasilkan secara alami oleh tubuh manusia pada organ pankreas, yang bertujuan untuk melindungi saluran usus. Oleh karena itu, natrium bikarbonat yang terkandung pada soda kue juga memiliki cara kerja yang sama dengan metode yang sama seperti yang dihasilkan oleh tubuh.

Namun meski soda kue sangat penting dalam pembuatan kue dan bias juga dimanfaatkan dalam hal pengobatan, tapi penggunaannya dalam jumlah banyak dapat berefek menjadi racun. Misalnya, sebagian atlet percaya bahwa mengonsumsi soda kue sebelum menghadapi pertandingan akan membantu menambah stamina, tapi fakta yang ada justru sebaliknya. Soda kue tidak akan membuat stamina bertambah, justru mengonsumsi soda kue akan memberikan efek samping yang mungkin berbahaya bagi tubuh.

Bahaya Soda Kue

Meskipun soda kue atau kandungan natrium bikarbonat dapat berperan dalam meredakan penyakit tertentu, namun beberapa kondisi lainnya juga memungkinkan zat tersebut justru menjadi ancaman bahaya bagi kesehatan.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Bagi orang yang memiliki riwayat penyakit gagal jantung kongestif, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan atau substansi yang mengandung natrium bikarbonat. Begitu juga jika anda memiliki kadar yang tinggi pada kalium, natrium, klorin, dan kalsium. Anda sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung soda kue. Kemudian, jika anda memiliki pH tubuh yang lebih tinggi dari normal, anda juga sebaiknya jangan mengonsumsi apa pun yang ada kandungan natrium bikarbonat-nya. Jika anda mengidap alergi terhadap zat natrium bikarbonat, anda juga tentu harus menghindarinya.

Anda yang sedang hamil atau sedang merencanakan kehamilan pun sebaiknya juga menghindari penggunaan natrium bikarbonat ini. Pasalnya, zat tersebut ada kemungkinan dapat membahayakan janin.

Soda kue juga tidak diperbolehkan untuk diberikan pada anak di bawah usia 6 tahun, kecuali dokter sudah menganjurkan dan memberikan resep. Bahaya soda kue yang di dalamnya terkandung zat natrium bikarbonat masih belum berakhir. Zat ini berisiko memberikan efek samping yang umum terjadi, seperti diare, mual, perut kembung,  dan mengandung gas. Bahkan masih ada efek lainnya yang lebih serius, diantaranya :

  • Meningkatkan kadar natrium di dalam darah
  • Memperburuk kondisi gagal jantung kongestif
  • Meningkatkan tingkat pH tubuh
  • Memicu kejang dan kontraksi otot
  • Menyebabkan kaki dan pergelangan kaki mengalami pembengkakan

Terlalu Banyak Dikonsumsi, Inilah Bahaya Soda Kue ! – Terlepas dari bukti medis yang ada, anda sebaiknya tidak sembarang dalam menggunakan soda kue, karena efek bahayanya tiap orang akan bervariasi. Sama halnya dengan pemanfaatan zat natrium bikarbonat. Jadi sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan aman atau tidaknya penggunaan tersebut.

Baca Juga : Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan

Siapa yang tak menyukai air kelapa. Minuman ini sering kali menjadi pilihan untuk dikonsumsi ketika tubuh kelelahan sehabis berolahraga atau beraktivitas. Banyak manfaat yang terkandung pada air kelapa ini. Mau tau apa saja manfaat air kelapa untuk kesehatan? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Waktu yang tepat untuk mengkonsumsi air kelapa memang ketika tubuh lelah sehabis beraktivitas atau berolahraga. Minuman ini bahkan banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minuman isotonik yang diyakini mampu mengatasi dehidrasi.

Air kelapa sebenarnya merupakan cikal bakal dari daging kelapa yang berwarna putih. Selain enak dikonsumsi saat tubuh kelelahan atau pada saat cuaca sedang panas, air kelapa juga bagus untuk dikonsumsi ketika sedang kehilangan banyak cairan akibat diare, untuk menghidrasi tubuh kembali.

Kandungan Gizi pada Air Kelapa

  • Air kelapa mengandung gula dan elektrolit. Tiap 30 ml air kelapa mengandung 5,45 kalori dan 1,3 gram gula.
  • Air kelapa dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral dan nutrisi untuk tubuh. Tiap 30 ml air kelapa mengandung 61 mg potasium dan 5,45 mg sodium. Air kelapa juga mengandung vitamin C, asam folat, kalsium, zat besi, magnesium dan fosfor.

Manfaat yang Terkandung pada Air Kelapa

  • Menghidrasi tubuh

Air kelapa merupakan pilihan minuman yang paling cocok dan tepat ketika tubuh tengah dalam kondisi dahaga dan cuaca panas, yang sering kali membuat tubuh mengalami dehidrasi. Dehidrasi sendiri terjadi ketika tubuh kekurangan cairan. Yang mana hal ini bisa terjadi karena kurang minum air, atau karena diare dan muntah-muntah.

Ketika Anda dehidrasi, Anda tidak hanya kehilangan air, namun Anda juga kehilangan garam dan nutrisi penting dalam tubuh. Kandungan elektrolit pada air kelapa dapat membantu menghidrasi ulang tubuh pada kasus dehidrasi dan kehilangan cairan. Air kelapa juga mengandung karbohidrat yang dapat membantu meningkatkan energi Anda.

Sebuah studi Journal of International Society of Sports Nutrition yang diterbitkan pada tahun 2012 menemukan bahwa air kelapa mampu memberikan efek positif setara dengan minuman olahraga. Selain untuk menghidrasi, air kelapa juga dapat memberikan efek nyaman di perut sehingga dapat digunakan untuk menenangkan masalah perut seperti gangguan pencernaan, asam lambung yang melonjak, dan gastroenteritis.

  • Detoks alami

Tubuh memiliki kemampuan untuk membersihkan racun secara alami, atau yang disebut proses detoksifikasi, jika tubuh mendapatkan hidrasi dan nutrisi yang tepat.

Baca Juga : Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Ginjal dan liver merupakan organ pembersih racun dalam tubuh, dan keduanya tidak akan berfungsi secara sempurna tanpa asupan cairan yang cukup, sehingga mengarah pada penumpukan racun dalam tubuh.

Air kelapa mengandung sifat elektrolit. Kandungan tersebut mirip dengan darah manusia. Sehingga hal itu membuat air kelapa menjadi minuman yang sangat ideal untuk mengganti cairan tubuh, serta sangat membantu dalam membersihkan racun di dalam tubuh.

  • Menurunkan tekanan darah

Dengan kandungan vitamin C, kalium dan magnesium, air kelapa menjadi minuman yang baik untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Kandungan kalium-nya yang tinggi sangat membantu menurunkan tekanan darah dengan menyeimbangkan efek negatif dari sodium. Hal itu berdasarkan hasil studi yang telah diterbitkan di West Indian Medical Journal pada tahun 2005. Dalam hasil studi tersebut disebutkan bahwa air kelapa dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi.

  • Menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan, – Untuk memiliki jantung sehat, Anda perlu makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur. Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan air kelapa untuk kesehatan jantung anda, karena minuman ini juga dapat memberikan kontribusi yang baik dalam menjaga kesehatan jantung.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menyebut bahwa air kelapa memiliki efek yang menguntungkan terhadap metabolisme lipid untuk melawan peningkatan kolesterol total, VLDL, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida. Air kelapa mengandung kolesterol dan lemak bebas yang dapat memberi manfaat kardioprotektif, melindungi jantung sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Air kelapa juga mengandung antioksidan, anti-platelet, anti-inflamasi, dan membantu meningkatkan sirkulasi. Hal ini dapat membantu mengurangi pembentukan plak pada arteri serta mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke.

  • Mengatur gula darah

Air kelapa mengandung asam amino dan serat makanan yang membantu mengatur gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sehingga air kelapa sangat membantu bagi para penderita diabetes, karena membantu meningkatkan sirkulasi. Air kelapa juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk mengurangi gejala seperti mati rasa pada kaki serta kecenderungan yang mengarah ke penyakit aterosklerosis.

Sebuah studi yang mempelajari efek terapi air kelapa matang menemukan bahwa air kelapa juga dapat membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah serta stres oksidatif.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Memperkuat tulang

Sebagian besar tulang memang terdiri dari kalsium, namun meski begitu, sejumlah nutrisi lainnya juga dibutuhkan untuk menjaga kekuatan serta kepadatan tulang. Beberapa penelitian menyatakan bahwa air kelapa memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi, yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Selain itu, air kelapa juga mengandung magnesium yang cukup tinggi, yang sangat diperlukan untuk membangun kekuatan tulang.

Berapa Jumlah Konsumsi yang Tepat?

Bagi orang Indonesia, mengonsumsi air kelapa merupakan hal yang umum. Air kelapa dijual dengan rasa alami atau dicampur bahan-bahan lain. Lalu berapa banyak sebaiknya mengonsumsi air kelapa?

Air kelapa bisa anda jadikan sebagai minuman sehari-hari seperti halnya jus buah. Akan tetapi anda perlu membatasi jumlah konsumsinya, sekitar satu gelas per hari saja. Sebab, meski tergolong sehat, air kelapa tetap mengandung kalori. Jadi jika konsumsi air kelapa Anda tiap hari sekitar 236 ml per hari, maka Anda harus menghitung tambahan 45-60 kalori. Dan kemudian, jika kalori tambahan dari air kelapa tersebut tidak dimanfaatkan oleh tubuh, maka yang terjadi adalah peningkatan berat badan sekitar 2 kg tiap tahun.

Perhatikan Kemungkinan Efek Samping

Di Indonesia, ibu hamil sering kali disarankan untuk mengkonsumsi air kelapa, karena dianggap bermanfaaat. Tetapi hal itu belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Oleh karena itu, sebaiknya para ibu hamil dan juga ibu menyusui berhati-hati mengkonsumsi air kelapa. Jika ragu, sebaiknya anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Air kelapa juga memiliki kemungkinan menurunkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan efek obat tekanan darah tinggi. Yang juga perlu diwaspadai adalah air kelapa dapat mengganggu tekanan darah selama dan pascaoperasi. Jadi, konsumsi air kelapa sebaiknya dihindari dulu selama kurang lebih dua minggu sebelum jadwal operasi.

Manfaat Air Kelapa Untuk Kesehatan, – Selain memanfaatkan air kelapa langsung dari buahnya, anda juga bisa memperolehnya dari produk yang saat ini memang sudah banyak disajikan dalam kemasan. Jangan lupa untuk membaca label pada kemasan sebelum membeli. Jika Anda meminum air kelapa, pastikan tidak berlebihan dan jumlahnya sesuai kebutuhan tubuh. Dan jika anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi air kelapa.

Baca Juga : Waspada, Keputihan Berikut Ini Pertanda Bahaya !

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman

Hidup sehat tidak hanya sebatas menjaga pola makan sehat dan juga olahraga. Lebih dari itu, rumah yang menjadi tempat tinggal serta lingkungan yang bersih juga sangat perlu. Dengan kondisi rumah yang sehat dan aman, maka anda bisa lebih optimal dalam menjaga kesehatan diri dan juga keluarga anda. Bahkan rumah merupakan hal utama yang perlu diperhatikan agar anda dan keluarga dapat tetap sehat. Nah, dalam kesempatan ini kita akan membahas bagimana cara merawat rumah yang tepat untuk menciptakan rumah yang sehat.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

Rumah yang sehat dan aman memang menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesehatan anda. Sebab, jika rumah yang anda tempati tidak sehat, maka beragam jenis penyakit berisiko menyerang anda dan juga keluarga.

Rumah yang sehat tidak sebatas kondisinya bersih, namun juga harus menjadi lingkungan yang aman untuk perkembangan anak. Memerhatikan penataan dan desain rumah pun menjadi hal yang juga diperlukan. Selain itu, sirkulasi udara juga perlu diperhatikan agar risiko penularan penyakit bisa dihindari, terutama penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan seperti penyakit asma.

Beberapa hal berikut ini yang perlu anda perhatikan guna menciptakan rumah yang sehat dan juga aman untuk anda dan juga keluarga anda, diantaranya :

  • Perhatikan Ventilasi Rumah Anda

Salah satu hal yang perlu anda perhatikan pada rumah anda adalah, sirkulasi udara di dalam rumah anda. Jangan biarkan rumah anda tidak memiliki ventilasi yang cukup atau bahkan kotor, karena hal itu bisa membuat keadaan rumah anda menjadi lembap. Dengan ventilasi rumah yang sedikit atau kotor, maka risikonya bisa membuat anda dan keluarga mudah terserang penyakit. Tidak hanya penyakit yang berkaitan dengan pernapasan saja, jika terpapar polusi udara di dalam ruangan dalam jangka waktu yang panjang, maka risiko terkena penyakit dapat meningkat, seperti penyakit kanker dan jantung. Oleh karena itu, pastikanlah rumah anda memiliki ventilasi yang cukup sehingga tidak lembap. Dengan begitu, maka udara tidak akan mengendap di dalam rumah dan tidak ada jamur yang tumbuh di dalam rumah.

Baca Juga : Waspada, Keputihan Berikut Ini Pertanda Bahaya !

  • Gunakan Mesin Pembersih Udara Jika Memungkinkan

Tidak hanya memiliki ventilasi yang cukup, jika memungkinkan anda juga perlu untuk membeli mesin pembersih udara dalam ruangan. Dengan tujuan agar kualitas udara di dalam rumah meningkatkan dan polusi udara di dalamnya bisa dihilangkan.

  • Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Dalam Rumah

Sinar matahari memiliki manfaat yang baik terhadap kesehatan. Karena itu, membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah juga penting, karena tidak hanya akan membuat rumah anda menjadi lebih hangat dan terang. Tapi sinar matahari yang masuk ke dalam rumah juga dapat mengurangi kelembapan di dalam rumah anda.

  • Hiasi Rumah Anda dengan Tanaman

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman, – Tanaman hidup tidak hanya bisa mempercantik tampilan dalam rumah Anda, tapi juga dapat menjadi filter udara alami di dalam rumah. Menghiasi rumah Anda dengan tanaman seperti tanaman karet, spider plant, pohon pakis, atau pohon palem juga dapat menyaring bahaya polusi udara yang ditimbulkan furnitur, peralatan elektronik, dan karpet.

  • Rumah Sehat Bebas Debu

Debu tidak hanya membuat rumah terlihat kotor, tapi ternyata juga mengandung zat yang bisa berbahaya dan bisa menyebabkan atau memperparah Jika Anda menggunakan karpet di dalam rumah, pastikanlah Anda teratur membersihkannya dari debu. Bersihkan debu setidaknya dua kali dalam seminggu. Dan jika anda menggunakan vakum cleaner, maka bersihkan alat vakum tersebut setiap selesai menggunakannya. Selain menyapu dan mengepel lantai rumah Anda, pastikan juga Anda tidak absen membersihkan perabotan di rumah (seperti televisi atau furnitur lainnya) dari debu.

Baca : Cara Mengobati Psoriasis

  • Hindari Membersihkan Rumah dengan Bahan Berbahaya

Meskipun membersihkan rumah hal yang sangat penting, namun anda tetap harus memperhatikan apa yang digunakan untuk membersihkannya. Jangan pernah anda menggunakan bahan berbahaya untuk membersihkan rumah, salah satunya adalah amonia. Periksakan cairan pembersih yang anda gunakan, apakah mengandung amonia atau tidak. Kandungan amonia berbahaya bagi anak yang mengidap asma, bahkan kandungan tersebut dapat membuat paru-paru anda mengerut. Terdapat bahan lain yang bisa dipakai untuk membersihkan rumah, Anda bisa mencoba baking soda, hidrogen peroksida, atau cuka.rumah, kebersihan

Anda sendiri mungkin bisa merasakan apakah rumah Anda termasuk rumah yang sehat atau tidak. Misalnya dengan merasakan apakah udara rumah anda lembap? apakah anda menjadi lebih mudah sakit? apakah anda merasa rumah terasa pengap? dan apakah anda merasa lebih segar jika berada di luar rumah? Jika anda merasa demikian, maka cobalah untuk segera mengatasinya dengan tips-tips yang telah disampaikan di atas.

Tips Merawat Rumah Agar Sehat dan Aman, – Ingat, memiliki tubuh yang sehat tidak hanya dimulai dari makanan sehat atau rajin berolahraga, tapi juga dengan memelihara lingkungan anda. Salah satu halnya adalah melakukan perawatan terhadap rumah yang anda tinggali agar rumah yang sehat dan aman untuk anda dan juga keluarga.

Baca Juga : Bumil, Ternyata Berenang Manfaatnya Bagus Untuk Anda