Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Anda sedang batuk? Pernahkah anda dianjurkan untuk mengatasi batuk dengan perasan jeruk nipis dan kecap? Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk? Mari kita temukan jawabannya pada bahasan berikut ini!

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Ya, bagi sebagian banyak orang terutama orang tua, keluhan batuk-batuk katanya akan hilang dan reda dengan ramuan perasan jeruk nipis dicampur kecap manis. Ramuan tersebut dikatakan warisan turun termurun yang sudah lama digunakan dan “katanya” terbukti ampuh meredakan batuk-batuk.

Perasan jeruk nipis yang dicampur dengan kecap manis memang telah menjadi resep warisan turun temurun untuk mengatasi batuk-batuk. Namun, apa sebenarnya yang terkandung dalam larutan perasan jeruk nipis dan kecap manis tersebut sehingga begitu dipercaya ampuh menyembuhkan tenggorokan gatal dan meredakan batuk?

Sekilas Tentang Penyebab Batuk

Batuk adalah reaksi alamiah dari sistem perlindungan tubuh yang muncul ketika saluran udara di belakang kerongkongan mengalami iritasi atau terkena iritasi, yang mana iritasi tersebut memicu paru-paru untuk mengeluarkan udara dengan tekanan yang tinggi. Batuk membantu membersihkan paru-paru dan saluran udara dari zat asing, seperti asap dan lendir.

Selain itu, batuk umumnya menjadi gejala dari infeksi virus atau bakteri, serta reaksi alergi. Dengan batuk, artinya tubuh bekerja untuk mengeluarkan virus dan alergi dari paru-paru anda. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

Lalu, apa benar larutan jeruk nipis dan kecap ampuh mengobati batuk?

Jeruk nipis banyak dipakai sebagai salah satu bahan obat herbal karena buah yang punya nama latin Citrus aurantifolia ini mengandung minyak atsiri dan berbagai zat yang bisa melemaskan otot-otot pada saluran pernapasan. Jeruk nipis juga berkhasiat sebagai obat penurun panas dan mengatasi suara serak akibat tenggorokan gatal, yang mungkin menjadi gejala lain yang mengikuti batuk.

Namun demikian, dilansir dari Kompas, pakar farmasi Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, M.Si, Apt. menegaskan bahwa larutan jeruk nipis dan kecap sebenarnya tidak menyembuhkan batuk itu sendiri — entah itu akibat virus atau bakteri. Larutan ini hanyalah bermanfaat untuk meredakan gejala penyertanya, seperti yang disebutkan di atas.

Sumali melanjutkan, penambahan kecap pada air jeruk hanya berguna untuk mengurangi keasaman dari air jeruk nipis. Kecap pada dasarnya tidak memiliki manfaat tertentu untuk batuk dan gangguan pernapasan lainnya.

Air jeruk nipis juga bisa dicampur madu untuk meredakan batuk

Selain dengan kecap, James Steckelberg M.D, dokter dari Mayo Medical School menyatakan kalau air jeruk nipis bisa dikombinasikan dengan madu untuk meredakan gejala batuk. Sebab, dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa rasa manis pada madu dapat memicu produksi air liur dan lendir untuk melembapkan tenggorokan sehingga bisa membuat batuk reda.

Untuk membuat ramuan herbal obat batuk ini, anda bisa memeras setengah potong buah lemon lalu campur dengan air hangat sebanyak 100 ml. Setelah tercampur, tuangkan 2 sendok makan madu ke dalamnya. Minum selagi hangat untuk merasakan khasiatnya pada tenggorokan anda. (Baca Juga : Obat Herbal Kista)

Apa yang bisa menyembuhkan batuk?

Anda membutuhkan obat untuk menyembuhkan batuk beserta gejala lainnya. Obat, apapun bentuknya, hanyalah sebagai asupan penunjang untuk menjaga kesehatan, pemulihan penyakit, meringankan gejala, atau menurunkan risiko dari penyakit — bukan untuk menyembuhkan. Sebab, yang harus lebih dulu dibasmi itu sebenarnya adalah penyebab timbulnya gejalanya, agar semua keluhan bisa benar-benar sembuh.

Jenis obat batuk yang anda gunakan akan tergantung dari apa penyebab batuk itu sendiri. Jika batuk disebabkan oleh infeksi bakteri dan kuman, anda bisa menggunakan antibiotik resep dari dokter. Jika batuk dan gejala lainnya disebabkan oleh virus, dokter dapat meresepkan obat antiviral, tergantung dari kondisi yang mendasarinya.

Pemilihan obat pun juga akan tergantung dari gejala batuk yang anda alami. Obat batuk ekspektoran dan mukolitik (bromhexine) digunakan untuk mengatasi batuk berdahak, sementara obat batuk antitusif digunakan untuk mengobati batuk kering. Oleh karena itu, konsultasikan dulu dengan dokter seputar kondisi kesehatan anda.

Obat batuk bisa anda beli bebas di warung atau apotek terdekat tanpa harus menebus resep.

Baca Juga :

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *