Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh?

Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh?

Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh? Anda perlu tahu apa bahaya akibat dari mengonsumsi lemak jenuh secara berlebihan, karena lemak jenuh merupakan lemak jahat yang akan memberikan dampak buruk terhadap kondisi kesehatan tubuh jika terlalu banyak dikonsumsi. Mari kita simak ulasan lebih lengkapnya berikut ini!

Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh?

Bahaya kesehatan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh memang bukan hal yang asing lagi. Anda pun mungkin juga sudah sering diingatkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh. Pasalnya, lemak jenuh dianggap sebagai aktor utama dibalik munculnya penyakit jantung. Namun meski begitu, perlu Anda ketahui juga bahwa tubuh sebenarnya memerlukan asupan lemak jenuh. Hanya saja, Anda perlu membatasi asupannya, tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan.

Lemak jenuh adalah asam lemak yang berasal dari hewan

Lemak terbentuk dari dua jenis molekul, yaitu asam lemak dan gliserol. Jenis dan kadar asam lemak itulah yang akan menentukan dampak lemak terhadap tubuh Anda. Lemak jenuh adalah jenis lemak yang umumnya berasal dari hewan, seperti daging merah, daging unggas, dan produk susu yang kaya lemak.

Dari sudut pandang kimia, lemak jenuh adalah adalah molekul lemak yang tidak memiliki rantai ganda dengan molekul karbon karena lemak jenis ini jenuh dengan molekul hidrogen. Lemak jenuh ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) dalam darah.

Asupan lemak dan asam lemak diperlukan sebagai penyedia energi dan membantu penyerapan beberapa jenis vitamin tertentu. Asam lemak jenuh merupakan salah satu jenis asam lemak yang jika dikonsumsi berlebih, justru dapat berisiko merugikan kesehatan. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

Bahaya makan lemak jenuh yang berlebihan

Fungsi lemak pada tubuh manusia adalah sebagai cadangan energi, pelindung berbagai organ penting, menjaga bentuk dan suhu tubuh, dan membantu penyerapan vitamin A,D,E, K. Sementara fungsi lemak dalam makanan, yaitu untuk menghasilkan kalori, membuat rasa makanan lebih enak, mengikat vitamin, mengandung asam lemak esensial, dan menghasilkan aroma dan bau tertentu.

Namun, jika terlalu banyak makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, hal ini akan menimbulkan masalah bagi tubuh. Salah satunya dapat menyebabkan peningkatan kolesterol total dan kolesterol LDL (low-density lipoprotein).

Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh? – LDL sering disebut kolesterol jahat, berbentuk lemak mirip lilin. Lemak jenuh ini sering ditemui di atas meja makan lewat hidangan yang mengandung lemak hewani, kulit ayam, produk susu kental manis, dan minyak seperti minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Satu porsi makanan cepat saji mengandung 28 gram lemak (41,2%), dua buah gorengan mengandung 18,8 gram lemak (28,1%), bahkan satu porsi nasi padang mengandung 25–30 gram lemak (37-45%).

Padahal, anjuran asupan lemak berdasarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) Indonesia adalah 25% dari energi total. Jika konsumsi lemak jenuh tinggi, sedangkan lemak tidak jenuh cenderung rendah, tingkat kolesterol dalam tubuh juga akan tinggi. Hal ini akan mengakibatkan serum kolesterol darah juga tinggi.

Kemudian akan terbentuk plak atheroma dalam pembuluh darah yang berdampak pada penyempitan pembuluh darah ke jantung. Jika hal ini terjadi maka dampak terburuknya adalah terjadinya kematian otot jantung yang dapat menyebabkan kematian. (Baca Juga : Obat Sinusitis Ampuh)

Lalu, berapa batas normal konsumsi lemak jenuh per hari?

Setiap orang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang seimbang setiap harinya. Terdapat enam jenis nutrisi yang harus didapatkan dalam asupan makanan, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

Adapun komposisi yang baik untuk asupan protein, baik itu dari protein hewani maupun nabati dianjurkan 10%–20% dari kalori kebutuhan tubuh, karbohidrat sekitar 45%–65%, karbohidrat sederhana sekitar 5%, dan lemak dianjurkan kurang dari 30% dari kalori kebutuhan tubuh. Sementara kebutuhan kolesterol hanya boleh dikonsumsi kurang dari 300 mg/hari. Tubuh memang membutuhkan lemak, akan tetapi jika asupannya terlalu berlebihan justru malah akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan.

Berdasarkan American Heart Association, anjuran konsumsi lemak adalah 25%–35% per hari dan harus dibatasi asupan lemak jenuh kurang dari 7% dari kalori total. Sementara untuk asupan lemak trans, Anda harus membatasinya kurang dari 1% dari kalori total per hari. Kemudian sisa asupan harus dipenuhi dari asam lemak tidak jenuh.

Apa Bahayanya Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh? – Lemak jenuh kerap disebut sebagai lemak jahat yang berisiko menyumbat peredaran darah. Jika lemak jahat menyumbat peredaran darah ke jantung, hal ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Jika menyumbat peredaran darah ke otak, akan berisiko stroke.

Baca Juga :

Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan?

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes?

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan?

Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan?

Anda suka olahraga bersepeda? Mau tau Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan? Mari kita temukan jawabannya dalam pembahasan berikut ini!

Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan?

Olahraga memang kegiatan yang sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan. Ada banyak olahraga yang bisa dilakukan, salah satunya adalah bersepeda. Selain sebagai sarana olahraga, bersepeda juga merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, karena sambil berolahraga kita bisa menikmati pemandangan alam yang bisa menyegarkan mata, apalagi jika bersepeda dilakukan bersama-sama dengan keluarga. Itu bisa menjadi salah satu pilihan liburan keluarga yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Bersepeda memang tidak hanya sebagai alat untuk rekreasi, tapi juga bisa menjadi sarana olahraga, karena bersepeda membuat tubuh kita aktif bergerak, dan hal itu jelas merupakan salah satu syarat penting untuk menjaga kualitas kesehatan tubuh. Bersepeda sendiri, jika dilakukan minimal 2,5 jam dalam seminggu secara rutin akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan tubuh.

  • Meningkatkan kekuatan otot

Saat bersepeda, ada banyak anggota tubuh yang ikut terlibat aktif bergerak. Bahkan hampir semua anggota tubuh ikut terlibat dalam olahraga yang satu ini. Mulai dari kaki yang mengayuh sepeda, hingga mata yang waspada memperhatikan jalan.

Dengan begitu banyaknya anggota tubuh yang ikut terlibat aktif saat bersepeda, hal itu membuat otot tubuh bagian yang bersangkutan mengalami peningkatan aktivitas. Dan jika aktivitas tersebut dilakukan secara rutin, maka hasilnya akan membuat otot menjadi lebih kuat dan fleksibel. Selain itu, koordinasi dan keseimbangan tubuh juga ikut terlatih. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

  • Memperbaiki kardiovaskular

Bersepeda merupakan olahraga yang termasuk kategori olahraga kardio. Pasalnya, bersepeda bisa membuat kerja jantung, paru-paru, dan sistem sirkulasi akan meningkat. Selain itu, bersepeda secara teratur juga dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat dalam darah, menurunkan tekanan darah, serta menguatkan otot jantung.

Tingkat kolesterol jahat yang menurun akan mengurangi risiko penyempitan pembuluh darah. Otot jantung yang biasa terlatih akan lebih efektif, sehingga proses penyuplaian darah dan oksigen ke seluruh tubuh akan semakin optimal.

Kerja sistem peredaran darah atau kardiovaskular yang semakin membaik akan membuat risiko terkena serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi menjadi semakin rendah.

  • Menjaga berat badan

Berkat bersepeda, kerja otot dan kardiovaskular menjadi semakin optimal. Nah, dengan tubuh yang aktif, otot yang terlatih, dan kardiovaskular yang baik, maka salah satu keuntungannya adalah pembakaran kalori atau tingkat metabolisme tubuh jadi meningkat.

Dengan pembakaran kalori yang meningkat, tentu saja hal itu berdampak terhadap berat badan yang dapat terjaga tetap ideal. Namun Anda juga jangan lupa untuk menyertai kegiatan bersepeda secara rutin dengan pola makan yang seimbang, agar dapat menghindari risiko kegemukan.

  • Merawat sendi

Bersepeda tidak hanya bermanfaat untuk otot, namun sendi-sendi pada tangan dan kaki juga akan ikut mendapatkan manfaatnya. Karena memang saat bersepeda, sendi-sendi juga ikut aktif. Lutut, sikut, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki adalah beberapa sendi yang akan otomatis bekerja saat bersepeda. Mobilitas yang baik pada persendian akan membuatnya menjadi semakin fleksibel.

  • Menurunkan tingkat stres

Saat bersepeda, tubuh akan mengeluarkan hormon yang disebut endorfin. Hormon tersebut memicu rasa nyaman dan suasana hati yang positif. Hormon endorfin juga bisa mengurangi rasa sakit. Rasa nyaman dalam tubuh saat bersepeda tentu akan mengurangi beban pikiran yang menggelayuti, dan tingkat stres pun bisa berkurang. Belum lagi jika bersepeda ke tempat yang memiliki pemandangan bagus seperti ke gunung, hal itu akan semakin menambah penurunan level stres dalam tubuh makin signifikan. (Baca Juga : Obat Jantung Bocor)

  • Menurunkan risiko penyakit-penyakit lain

Bersepeda secara rutin, baik manfaatnya untuk kesehatan tubuh secara umum. Salah satu manfaat bersepeda adalah menurunnya risiko terkena diabetes. Pasalnya, bersepeda bisa membuat produksi insulin stabil, karena tubuh aktif bergerak. Bersepeda juga memperkecil risiko terkena penyakit kanker, terutama kanker usus besar.

Pastikan Bersepeda dengan Aman

Manfaat bersepeda untuk kesehatan memang begitu banyak. Namun Anda perlu ingat, jangan lupa dengan keamanan saat bersepeda. Karena keamanan bersepeda menjadi hal yang wajib dilakukan. Dan berikut ini ada beberapa tips aman dalam bersepeda, diantaranya :

  • Periksa sepeda terlebih dahulu sebelum digunakan

Memeriksakan kondisi sepeda dan memastikannya layak dikendarai merupakan hal yang sangat penting sebelum Anda bersepeda. Pastikan semua komponen sepeda sudah benar-benar aman, mulai dari kondisi ban, hingga rem. Dan jangan pernah membiarkan salah satu bagian sepeda Anda tidak berfungsi, karena itu bisa berakibat fatal.

  • Kenakan pelindung kepala, siku, dan lutut

Meskipun Anda hanya bersepeda dalam jarak dekat, sebaiknya anda tidak mengabaikan penggunaan alat-alat pelindung, seperti hel sepeda, pelindung siku dan lutut. Apalagi jika Anda akan bersepeda di jalanan yang ramai atau jalan yang treknya cukup rumit, seperti ke gunung misalnya. Pastikan ketiga alat pelindung tersebut Anda gunakan saat bersepeda, agar jika terjatuh efeknya tidak terlalu fatal.

  • Jaga sikap berkendara

Bersepeda tetap harus memerhatikan pemakai jalan lain, baik pengguna kendaraan bermotor atau pejalan kaki. Jika jalanan tidak menyediakan trek khusus untuk sepeda, jangan menyerobot hak pejalan kaki.

Pastikan Anda juga selalu memberi tanda kepada para pengguna jalan lain saat akan berbelok atau berhenti. Jangan lakukan dengan mendadak karena bisa membahayakan Anda dan pengguna jalan lainnya. Pastinya, patuhi rambu-rambu lalu-lintas yang berlaku.

Apa Saja Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan? – Jika sepeda Anda sudah dalam kondisi siap tempur, maka nikmatilah aneka manfaat bersepeda yang bisa didapat sejak kayuhan pertama.

Baca Juga :

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes?

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes?

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes?

Anda menderita diabetes? Mau tau Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes? Mari kita temukan jawabannya dalam pembahasan berikut ini!

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes?

Banyak penderita diabetes merasa kesulitan untuk menjaga gula darah tetap normal. Meskipun sudah jadi sebuah kewajiban, sering kali urusan gula darah membuat penderita diabetes merasa putus asa dan frusteasi, penyebabnya karena mereka harus terus menerus berjuang mempertahankan kadar gula darah normal.

Alhasil, banyak deretan pantangan yang harus dijauhi ‘si pejuang gula darah’. Sebenarnya, mempertahankan gula darah normal tidak selalu sama dengan menjauhi pantangan. Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk menjaga gula darah normal tanpa membuat Anda merasa tertekan.

Hal sederhana untuk menjaga kadar gula darah normal pada penderita diabetes

Merencanakan Pola Makan Sehat

Sebagai penderita diabetes, mungkin Anda tahu betul bahwa memilih makanan sehat sudah menjadi bagian perawatan diabetes Anda. Awalnya mungkin akan terasa sulit karena harus mengubah kebiasaan makan. Lakukanlah secara bertahap, ubahlah kebiasaan makan yang paling mudah untuk Anda.

Jika berhasil, teruskan hingga ke tingkat kebiasaan makan yang paling sulit Anda lakukan. Jika Anda merasa kesulitan, carilah bantuan seorang ahli gizi di klinik atau rumah sakit terdekat, Anda bisa mencari informasi di internet untuk memastkannya. Anda dapat menyusun pola makan sehat yang sesuai dengan kondisi kesehatan melalui bantuan ahli gizi. Pola makan yang sehat akan membantu Anda menjaga gula darah tetap normal.

Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk membantu merencanakan pola makan sehat, seperti berikut ini:

  • Jika Anda memiliki makanan favorit, Anda bisa terus mengkonsumsinya, namun anda tetap perlu memperhatikan frekuensi dan porsinya, apalagi jika makanan favorit Anda tergolong makanan yang tidak sehat. Nikmati makanan favorit dalam porsi yang lebih kecil.
  • Selalu sertakan sumber karbohidrat sehat dalam menu makan harian Anda seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang polong, dan makanan olahan susu rendah lemak. Makanan ini banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan. Menjadi seorang penderita diabetes bukan berarti Anda harus mutlak menghindari makanan yang mengandung karbohidrat, Anda hanya harus memilih makanan berkarbohidrat sehat.
  • Ganti gula Anda dengan pemanis rendah kalori dan mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu penderita diabetes dalam mengontrol gula darah. Batasi semua jenis minuman manis termasuk minuman bersoda, minuman berenergi, jus buah, dan yang lainnya. Jika Anda ingin mengkonsumsi makanan manis, makanlah secukupnya.
  • Kurangi jumlah garam dan natrium yang Anda makan. Konsumsi lebih sedikit makanan olahan dan kemasan. Anda juga harus mengurangi hobi makan di restoran. Anda bisa memulai kegiatan menyenangkan dengan memasak makanan di rumah bersama pasangan, keluarga, atau teman dekat.

Jangan Lewatkan Sarapan, Makan Siang, atau Makan Malam

Seorang ahli diet di Rush University Medical Center di Chicago, Jennifer Ventrelle, RD, CPT,  menyarankan Anda untuk makan dengan jumlah karbohidrat yang sama dan pada waktu yang hampir bersamaan setiap hari. Menurut Jennifer Ventrelle, penderita diabetes akan lebih mudah mengontrol gula darah normal jika makanan dan jumlah gram karbohidrat yang mereka makan konsisten.

Jika Anda mengubah waktu dan jumlah yang Anda makan secara drastis, akan lebih sulit bagi Anda untuk mengendalikan kadar gula darah. Dengan mematuhi jadwal sarapan, makan siang, dan makan malam, jika sewaktu-waktu gula darah Anda meningkat, akan lebih mudah untuk melihat apa yang mempengaruhi gula darah Anda. Anggaplah waktu makan adalah obat yang bisa menjaga gula darah normal. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

Pilih Makanan Tinggi Serat

Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes? – Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dengan serat yang cukup bisa membuat Anda tetap sehat. Serat bisa membantu Anda tetap kenyang lebih lama, mengurangi lemak darah, membantu menurunkan gula darah, dan mengurangi resistensi insulin.

Mengonsumsi serat cukup telah terbukti membantu mencegah penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar. Namun untuk mendapatkan manfaat ini, Anda harus konsisten mengonsumsi serat yang cukup. Anda bisa memilih biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang polong. Sebagian besar makanan ini juga mengandung karbohidrat, namun merupakan sumber karbohidrat sehat. Makanan serat dapat menurunkan gula darah jika Anda mengonsumsi serat lebih dari 25 gram per hari.

Perhatikan Asupan Karbohidrat Anda

Karbohidrat merupakan nutrisi utama dalam makanan yang bisa meningkatkan glukosa darah (atau gula darah) setelah makan. Karbohidrat yang Anda makan tidak akan menaikkan gula darah Anda terlalu tinggi dan atau terlalu cepat jika Anda memiliki cukup insulin yang tersedia dan siap saat dibutuhkan – apakah itu insulin yang diproduksi pankreas atau insulin yang Anda dapatkan dari injeksi.

Fakta bahwa karbohidrat dalam makanan dapat meningkatkan gula darah bukan berarti diabetesi seperti Anda harus benar-benar menghindari makanan yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat adalah sumber energi utama untuk tubuh Anda. Makanan yang mengandung karbohidrat memberikan nutrisi penting, karena mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan.

Makanan ini meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang polong, dan makanan olahan susu rendah lemak. Sekitar setengah kalori Anda harus berasal dari karbohidrat. Cari tahu sumber karbohidrat yang sehat untuk Anda, semakin Anda bisa membatasi atau menghindari sumber karbohidrat yang tidak sehat, maka akan semakin baik. Hindari karbohidrat seperti nasi putih, pasta putih, roti putih, minuman manis, serta makanan dengan tambahan gula seperti makanan pencuci mulut dan permen.

Pelajari cara menghitung gram karbohidrat dalam makanan yang Anda konsumsi, lalu beri jumlah berapa gram karbohidrat yang Anda butuhkan untuk dikonsumsi pada makanan dan makanan ringan Anda. Menghitung karbohidrat adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk menyeimbangkan kadar gula darah Anda, sehingga tidak terlalu sulit bagi Anda untuk menjaga gula darah normal. Untuk mempermudah ‘penghitungan’, Anda bisa gunakan Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan. (Baca Juga : Obat Herbal Dispepsia)

Kelola Stres Anda

Tahukah Anda, stres bisa menaikkan kadar gula darah, begitu pula tekanan darah dan detak jantung Anda? Nah, untuk menjaga kesehatan pikiran dan tubuh, penting untuk Anda belajar bagaimana mengurangi stres dengan cara yang sehat untuk mengelola diabetes Anda dengan lebih baik serta memperbaiki kesehatan mental dan emosional Anda.

Jika Anda merasa stres, cobalah cara sederhana ini untuk menjaga kadar gula darah normal.

  • Ambil lima napas dalam yang lambat dan dalam.
  • Mainkan musik yang menenangkan.
  • Lakukan beberapa peregangan sederhana atau cobalah beberapa pose yoga.
  • Tidurlah tujuh sampai sembilan jam setiap malam.
  • Berpelukan dengan pasangan, anak, atau hewan peliharaan Anda.
  • Luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang benar-benar Anda nikmati.
  • Luangkan waktu untuk melakukan hobi favorit Anda.
  • Bicarakan dengan seorang teman, atau ahli tenaga medis profesional.

Gerakkan Tubuh Anda

Penderita diabetes harus tetap sehat, American Diabetes Association merekomendasikan agar Anda harus tetap aktif bergerak. Luangkan waktu setiap hari selama 30 menit untuk melakukan aerobik entah itu di pagi hari atau sore hari, dan lakukan olahraga yang berkaitan dengan daya tahan seperti mendorong, menarik, mengangkat, dua atau tiga kali dalam seminggu.

Apa manfaat olahraga untuk diabetesi?

  • Menurunkan kadar gula darah dan menjaga kadar gula darah normal.
  • Membantu tubuh Anda menjadi lebih peka terhadap insulin.
  • Mengurangi kolesterol total dan trigliserida, serta meningkatkan kolesterol HDL ‘kolesterol baik’.
  • Mengurangi tekanan darah.
  • Menurunkan berat badan.
  • Meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan fleksibilitas.
  • Meningkatkan energi dan perasaan bahagia.

Itulah Bagaimana Cara Menjaga Gula Darah Normal Bagi Penderita Diabetes? Jadi jika Anda penderita diabetes, Anda bisa mencoba tips-tips di atas.

Baca Juga :

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Jika anda suka mengkonsumsi minuman berenergi, Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya! Simak apa saja bahaya mencampurkan kedua jenis minuman tersebut!

Awas, Mencampur Minuman Beralkohol dengan Minuman Energi Berbahaya!

Alkohol dan kafein adalah dua jenis zat stimulan atau obat yang paling sering dikonsumsi secara bebas oleh masyarakat. Alkohol bisa ditemukan dalam bir, wiski, vodka, dan minuman keras lainnya. Sementara kafein banyak terdapat pada minuman energi atau kopi.

Umumnya minuman berenergi yang mengandung kafein dikonsumsi tanpa dicampur apa-apa. Namun, terkadang minuman tersebut bisa dicampur dan diminum dengan minuman beralkohol. Misalnya kalau Anda sedang nongkrong di bar, tidak jarang ditemukan di bar berbagai macam minuman. Contohnya Jagerbomb, yakni campuran antara minuman keras merek Jagermeister dan salah satu merek minuman energi yang terkenal, yaitu Redbull.

Namun tidak banyak yang diketahui oleh masyarakat tentang dampak buruk antara campuran minuman beralkohol dan minuman dengan kafein. Banyak terjadi kasus keracunan alkohol dan kecelakaan lainnya yang terjadi pada remaja dan orang dewasa setelah minum alkohol dan kafein dalam waktu bersamaan. Karena itu, campuran kedua minuman ini saat ini tidak dianjurkan. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

Kandungan kafein dalam minuman energi

Berbagai macam minuman energi memiliki komposisi yang berbeda-beda. Namun, kebanyakan minuman energi mengandung kafein dalam kadar yang tinggi dan mungkin sudah ditambahkan beberapa zat seperti taurin, ginseng, dan vitamin B untuk menambah efek stimulan atau energi bagi orang yang meminumnya. Meskipun sudah banyak bahan tambahannya, kebanyakan energi yang dihasilkan adalah dari kafein.

Kafein sendiri bila dikonsumsi tanpa alkohol merupakan salah satu zat yang sering digunakan dan relatif aman. Konsumsi kafein sendiri sering dikaitkan dengan peningkatan dari daya ingat dan aktivitas tubuh manusia, serta peningkatan memori.

Namun, konsumsi kafein dalam jumlah berlebihan dapat memiliki efek negatif terhadap tubuh seperti cemas, serangan panik, peningkatan tekanan darah, naiknya asam lambung, dan insomnia. Apalagi kalau Anda memang punya masalah kesehatan seperti maag atau hipertensi.

Dampak negatif dari minuman beralkohol

Banyak sekali efek negatif minuman beralkohol yang dapat terjadi. Salah satu efek jangka pendeknya seperti gangguan mengemudi, kekerasan, perilaku seksual yang berbahaya, dan keracunan alkohol. Keracunan alkohol berbahaya karena bisa menunjukkan gejala seperti penurunan kesadaran, mual dan muntah, serta gangguan pernapasan. (Baca Juga : Obat Leukimia)

Sedangkan efek jangka panjang dari minuman beralkohol adalah kecanduan, kanker, sampai penyakit hati. Pada ibu yang sedang hamil, minum alkohol akan menyebabkan kelainan pada janin yang dikandung.

Bahaya mencampur minuman alkohol dan kafein

Salah satu hal yang paling berbahaya dari efek mencampur alkohol dan kafein adalah penggunanya akan mengabaikan efek keracunan alkohol. Kafein merupakan zat yang dapat merangsang berbagai reaksi tubuh, sehingga orang yang mengonsumsinya tidak terlalu merasakan efek negatif dari alkohol seperti mabuk, pusing, muntah, lemas, dan sesak napas.

Kafein sendiri tidak dapat menanggulangi atau mengobati efek negatif dari alkohol. Kedua hal di atas menyebabkan orang yang mengonsumsi alkohol dan kafein akan cenderung minum lebih banyak alkohol tanpa menyadari efeknya sudah separah apa bagi tubuh. Hal ini dapat semakin meningkatkan risiko negatif dari konsumsi alkohol seperti keracunan alkohol, perilaku agresif dan berisiko, serta gangguan mengemudi.

Baca Juga :

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Tubuh kita membutuhkan beragam nutrisi dan vitamin, salah satunya vitamin B. Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan? Mari kita bahas selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan?

Vitamin B memiliki peranan yang cukup penting pada tubuh. Vitamin B membantu pertumbuhan dan perkembangan, serta membantu fungsi tubuh lainnya. Mengingat vitamin B memiliki manfaat yang cukup penting bagi tubuh, maka anda dianjurkan untuk selalu menyertakan vitamin B ke dalam menu makan harian anda.

Jenis-Jenis Vitamin B dan Manfaatnya

Vitamin B ada beberapa jenisnya, tepatnya ada 8, yaitu vitamin B1 atau disebut Thiamine, vitamin B2 atau Riboflavin, vitamin B3 atau Niacin, vitamin B5 atau Pantothenic Acid, vitamin B6 atau disebut Pyridoxine, vitamin B7 atau Biotin, vitamin B9 atau Folic Acid, dan vitamin B12 atau Cobalamin. Jika digabungkan, kedelapan jenis vitamin B tersebut dinamakan Vitamin B Kompleks. Mari mengenal lebih jelas tiap-tiap jenis vitamin B!

  • Vitamin B1 atau Thiamine

Vitamin B1 atau thiamine memiliki manfaat untuk menjaga sistem saraf tetap sehat. Selain itu, vitamin B1 juga diperlukan untuk mengubah makanan yang anda konsumsi menjadi energi. Untuk merasakan manfaat tersebut, anda bisa mendapatkannya dari makanan kaya vitamin B1. Contoh makanan yang mengandung vitamin B1 adalah susu, daging sapi, telur, buah-buahan segar dan kering, roti dari biji-bijian utuh, serta sayuran seperti kacang polong. Tubuh anda butuh asupan vitamin B1 sebanyak 1 mg tiap harinya untuk pria, sementara untuk wanita adalah 0,8 mg. Jumlah tersebut mudah didapatkan dari makanan sehari-hari, sehingga biasanya tidak perlu mengonsumsi suplemen tambahan.

  • Vitamin B2 atau Riboflavin

Mencukupi kebutuhan vitamin B2 harian anda dapat menjaga kulit dan mata tetap sehat. Asupan vitamin B2 yang disarankan untuk dikonsumsi adalah sebanyak 1,3 mg perhari untuk pria dan 1,1 mg perhari untuk wanita. Vitamin B2 juga memiliki manfaat lainnya yaitu menjaga sistem saraf agar tetap sehat, dan membantu mencerna karbohidrat, protein, dan lemak dalam makanan.

Asupan vitamin B2 bisa anda dapatkan dari ikan, susu, telur, sayur mayur atau nasi. Namun, jauhkan makanan-makanan tersebut dari paparan sinar matahari, karena bisa merusak kandungan vitamin B2 di dalamnya.

  • Vitamin B3 atau Niacin

Vitamin B3 bisa menjaga sistem saraf agar tetap bekerja dengan baik, menjaga kesehatan kulit dan mengubah makanan menjadi energi. Sumber terbaik vitamin B3 bisa anda temukan dari kacang-kacangan, susu, ikan, telur, daging sapi, dan daging ayam. Kebutuhan vitamin B3 harian anda adalah 17 mg untuk pria dan 13 mg untuk wanita. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

  • Vitamin B5 atau Pantothenic Acid

Vitamin B5 dapat membantu pertumbuhan tubuh, dan berperan penting dalam produksi hormon. Selain itu, vitamin B juga berperan dalam mengubah makanan yang anda konsumsi menjadi energi. Sumber vitamin B5 bisa anda peroleh dari daging sapi, daging ayam, telur, kentang, tomat, brokoli, dan nasi merah.

  • Vitamin B6 atau Pyridoxine

Vitamin B6 dapat membantu membentuk hemoglobin yang mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh. Vitamin B6 juga berperan dalam mengubah protein dan karbohidrat dari makanan menjadi energi. Vitamin B6 juga membantu menjaga sistem saraf, pencernaan, kardiovaskular, otot, dan beberapa bagian dari sistem imun di tubuh anda. Sementara sumber vitamin B6 bisa peroleh dari makanan seperti sayur-sayuran, kacang, telur, daging ayam, ikan, susu, kentang, pisang, atau kacang panjang. Dosis konsumsi vitamin B6 harian anda adalah 1,4 mg untuk pria dan 1,2 mg untuk wanita.

  • Vitamin B7 atau Biotin

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan? – Vitamin B7 berperan penting dalam memecah karbohidrat dan lemak menjadi asam lemak dan glukosa untuk diubah menjadi tenaga bagi tubuh. Sumber vitamin B7 ini bisa anda dapatkan dari makanan seperti ikan salmon, hati, sereal, pisang, wortel, dan kembang kol.

  • Vitamin B9 atau Folic Acid

Bersama vitamin B12, vitamin B9 memiliki peranan penting dalam memproduksi sel darah merah yang sehat. Vitamin B9 juga membantu sel-sel tubuh dalam memproduksi dan menjaga DNA. Selain itu, asupan vitamin B9 saat hamil dapat menurunkan risiko cacat pada bayi dalam kandungan, yakni cacat sistem saraf pusat, seperti spina bifida.

Dosis vitamin B9 yang dibutuhkan dalam sehari adalah 0,2 mg. Untuk ibu hamil atau yang berencana hamil, sebaiknya anda mengonsumsi suplemen vitamin B9 sebanyak 0,4 mg per hari. Namun bagi orang yang pernah terkena spina bifida, sebaiknya mengonsumsi vitamin B9 sebanyak 5 mg perhari. Konsumsi suplemen ini sejak anda berhenti menggunakan kontrasepsi hingga usia kandungan setidaknya 3 bulan.

Sumber vitamin B9 bisa anda peroleh dari kacang, bayam, brokoli, kacang polong, dan buah-buahan sitrus (lemon, jeruk nipis, dan jeruk mandarin). (Baca Juga : Obat Sinusitis Ampuh)

  • Vitamin B12 atau Cobalamin

Asupan vitamin B12 sangat penting untuk memproduksi sel darah merah, memproses vitamin B9, mengubah makanan menjadi energi, serta menjaga sistem saraf tubuh agar tetap sehat. Sumber vitamin vitamin B12 ini bisa anda peroleh dari ikan salmon, daging, telur, susu, dan keju. Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah sebanyak 0,0015 mg per hari.

Namun perlu anda ingat, meskipun vitamin B memang bermanfaat untuk tubuh, konsumsinya tetap harus sesuai dengan takaran harian yang ditentukan. Pasalnya, jika vitamin B dikonsumsi secara berlebihan, maka akibatnya dapat berdampak negatif terhadap tubuh.

Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B

Tidak hanya kelebihan vitamin B saja yang bisa berdampak buruk bagi tubuh, kekurangan vitamin B pun bisa berdampak buruk. Jika tubuh anda kekurang vitamin B, maka akibatnya bisa menimbulkan berbagai kondisi, seperti :

  • Anemia.
  • Mudah lelah.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh.
  • Kulit kering.
  • Mati rasa dan kesemutan pada lengan dan kaki.
  • Kram otot.
  • Penyakit beri-beri.
  • Rambut mengalami kerontokan.
  • Depresi.

Jika anda kekurangan vitamin B saat hamil, selain berisiko terhadap kesehatan diri anda tapi juga bayi anda berisiko lahir cacat yang sangat mengganggu masa pertumbuhannya.

Apa Saja Manfaat Vitamin B Untuk Kesehatan? – Untuk mendapatkan manfaat vitamin B secara maksimal, anda harus menerapkan pola makan yang baik dengan gizi seimbang, yang mengandung berbagai vitamin dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin B.

Baca Juga :

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Anda sedang batuk? Pernahkah anda dianjurkan untuk mengatasi batuk dengan perasan jeruk nipis dan kecap? Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk? Mari kita temukan jawabannya pada bahasan berikut ini!

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Ya, bagi sebagian banyak orang terutama orang tua, keluhan batuk-batuk katanya akan hilang dan reda dengan ramuan perasan jeruk nipis dicampur kecap manis. Ramuan tersebut dikatakan warisan turun termurun yang sudah lama digunakan dan “katanya” terbukti ampuh meredakan batuk-batuk.

Perasan jeruk nipis yang dicampur dengan kecap manis memang telah menjadi resep warisan turun temurun untuk mengatasi batuk-batuk. Namun, apa sebenarnya yang terkandung dalam larutan perasan jeruk nipis dan kecap manis tersebut sehingga begitu dipercaya ampuh menyembuhkan tenggorokan gatal dan meredakan batuk?

Sekilas Tentang Penyebab Batuk

Batuk adalah reaksi alamiah dari sistem perlindungan tubuh yang muncul ketika saluran udara di belakang kerongkongan mengalami iritasi atau terkena iritasi, yang mana iritasi tersebut memicu paru-paru untuk mengeluarkan udara dengan tekanan yang tinggi. Batuk membantu membersihkan paru-paru dan saluran udara dari zat asing, seperti asap dan lendir.

Selain itu, batuk umumnya menjadi gejala dari infeksi virus atau bakteri, serta reaksi alergi. Dengan batuk, artinya tubuh bekerja untuk mengeluarkan virus dan alergi dari paru-paru anda. (Baca Juga : CARA MENGOBATI PSORIASIS)

Lalu, apa benar larutan jeruk nipis dan kecap ampuh mengobati batuk?

Jeruk nipis banyak dipakai sebagai salah satu bahan obat herbal karena buah yang punya nama latin Citrus aurantifolia ini mengandung minyak atsiri dan berbagai zat yang bisa melemaskan otot-otot pada saluran pernapasan. Jeruk nipis juga berkhasiat sebagai obat penurun panas dan mengatasi suara serak akibat tenggorokan gatal, yang mungkin menjadi gejala lain yang mengikuti batuk.

Namun demikian, dilansir dari Kompas, pakar farmasi Prof. Dr. Sumali Wiryowidagdo, M.Si, Apt. menegaskan bahwa larutan jeruk nipis dan kecap sebenarnya tidak menyembuhkan batuk itu sendiri — entah itu akibat virus atau bakteri. Larutan ini hanyalah bermanfaat untuk meredakan gejala penyertanya, seperti yang disebutkan di atas.

Sumali melanjutkan, penambahan kecap pada air jeruk hanya berguna untuk mengurangi keasaman dari air jeruk nipis. Kecap pada dasarnya tidak memiliki manfaat tertentu untuk batuk dan gangguan pernapasan lainnya.

Air jeruk nipis juga bisa dicampur madu untuk meredakan batuk

Selain dengan kecap, James Steckelberg M.D, dokter dari Mayo Medical School menyatakan kalau air jeruk nipis bisa dikombinasikan dengan madu untuk meredakan gejala batuk. Sebab, dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa rasa manis pada madu dapat memicu produksi air liur dan lendir untuk melembapkan tenggorokan sehingga bisa membuat batuk reda.

Untuk membuat ramuan herbal obat batuk ini, anda bisa memeras setengah potong buah lemon lalu campur dengan air hangat sebanyak 100 ml. Setelah tercampur, tuangkan 2 sendok makan madu ke dalamnya. Minum selagi hangat untuk merasakan khasiatnya pada tenggorokan anda. (Baca Juga : Obat Herbal Kista)

Apa yang bisa menyembuhkan batuk?

Anda membutuhkan obat untuk menyembuhkan batuk beserta gejala lainnya. Obat, apapun bentuknya, hanyalah sebagai asupan penunjang untuk menjaga kesehatan, pemulihan penyakit, meringankan gejala, atau menurunkan risiko dari penyakit — bukan untuk menyembuhkan. Sebab, yang harus lebih dulu dibasmi itu sebenarnya adalah penyebab timbulnya gejalanya, agar semua keluhan bisa benar-benar sembuh.

Jenis obat batuk yang anda gunakan akan tergantung dari apa penyebab batuk itu sendiri. Jika batuk disebabkan oleh infeksi bakteri dan kuman, anda bisa menggunakan antibiotik resep dari dokter. Jika batuk dan gejala lainnya disebabkan oleh virus, dokter dapat meresepkan obat antiviral, tergantung dari kondisi yang mendasarinya.

Pemilihan obat pun juga akan tergantung dari gejala batuk yang anda alami. Obat batuk ekspektoran dan mukolitik (bromhexine) digunakan untuk mengatasi batuk berdahak, sementara obat batuk antitusif digunakan untuk mengobati batuk kering. Oleh karena itu, konsultasikan dulu dengan dokter seputar kondisi kesehatan anda.

Obat batuk bisa anda beli bebas di warung atau apotek terdekat tanpa harus menebus resep.

Baca Juga :

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda, – Penggunaan softlens saat ini memang terus meningkatnya jumlah peminatnya. Namun sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari akan risiko dari penggunaan softlens, apalagi penggunaan yang tidak tepat dan tidak benar.

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda

Ya, penggunaan softlens sekarang ini lebih cenderung banyak dilakukan oleh orang yang sebenarnya tidak memiliki masalah pada matanya, melainkan hanya sekedar untuk kosmetik saja, atau untuk mempercantik diri. Lebih dari itu, tidak sedikit pengguna softlens yang tidak menyadari betapa perlu dan pentingnya melakukan perawatan terhadap softlens agar bisa tetap aman untuk mata.

Softlens memang dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan fungsinya, yaitu Vision Use sebagai alat bantu penglihatan, dan Cosmetic Use sebagai sarana kosmetik atau unuk untuk mempercantik diri. Softlens Vision Use digunakan oleh mereka yang memang memiliki masalah pada mata, yang mana kebanyakannya adalah penderita mata minus. Sementara Softlens Cosmetic Use digunakan oleh mereka yang ingin mempercantik diri. Sebab, Softlens Cosmetic Use ini mempunyai berbagai macam warna, seperti biru, ungu, coklat dan sebagainya, serta juga mempunyai berbagai macam gambar yang lucu dan unik. Karena itulah banyak orang yang tertarik menggunakan Softlens Cosmetic Use.

Softlens Cosmetic Use didesain untuk merubah penampilan mata. Lensa ini juga bisa mengkoreksi penglihatan. Tetapi sering terjadi resiko penglihatan kabur dan terjadi gangguan pada mata. Ini dikarenakan hasil dari warna dan desainnya. USA Food and Drug Administration (FDA) mengatakan bahwa, Softlens Cosmetic Use juga disebut dengan Decorative Contact Lense (lensa kontak hias) yang tidak memperbaiki mata dengan baik.

Kembali ke Softlens Vision Use. Penggunaan Softlens Vision Use memang lebih disarankan oleh dokter mata bagi mereka yang memiliki mata minus yang berbeda antara mata kiri dan mata kanan. Misalnya, mata kiri minus satu, sedangkan mata kanan minus tujuh. Dalam kondisi seperti itu, penggunaan kacamata tidak bisa membantu. Pasalnya, kaca yang digunakan di mata sebelah kiri pasti sangat tebal dan yang sebelah kanan tipis. Itu akan membuat orang yang memiliki gangguan mata seperti itu akan merasakan penglihatan yang tidak nyaman dan bisa menyebabkan efek pusing saat menggunakannya. Bahkan terkadang juga bisa mengakibatkan penglihatan semakin kabur.

Dalam penggunaannya, softlens diletakkan langsung pada bagian mata, yakni tepatnya adalah di lapisan prekorneal (tear film) di depan kornea. Keamanan, kenyamanan, dan keefektifan softlens sangat bergantung pada desain serta letak yang pas di bola mata. Karena itu, jika anda tidak berhati-hati dalam menggunakannya, maka softlens bisa membahayakan mata anda sendiri.

Meski softlens dapat membantu masalah mata dan juga bisa memberikan tampilan yang menarik pada mata, namun sebagian orang mungkin akan mengalami kesulitan mendapatkan softlens yang cocok dengan mata mereka, atau tidak bisa menggunakannya dengan baik. Sehingga berbagai macam bahaya softlens mengintai. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Kenali Dulu Bahaya Softlens Sebelum Menggunakannya

Rasa nyaman dan tampilan yang menarik dari softlens mungkin akan membuat anda dengan mudah tertarik untuk menggunakan softlens, apalagi jika anda tidak suka menggunakan kacamata. Padahal, ada beberapa bahaya softlens yang perlu anda ketahui terlebih dahulu sebelum anda benar-benar memutuskan untuk menggunakannya. Dan berikut ini adalah bahaya softlens yang mengintai anda, yaitu :

  • Reaksi alergi terhadap softlens.
  • Munculnya berbagai masalah pada kornea, seperti penglihatan jadi rabun karena kornea kekurangan oksigen, infeksi pada kornea, kornea membengkak, perubahan bentuk kornea, atau goresan pada kornea.
  • Mata kering.
  • Inflamasi pada mata.
  • Kelopak mata mengalami inflamasi. Benjolan akibat inflamasi dapat terjadi di lapisan dalam kelopak mata.
  • Munculnya penimbunan pada lensa yang membuat lensa terasa tidak nyaman dan risiko infeksi menjadi meningkat.

Nah, jika anda merasakan beberapa gejala seperti mata terasa tidak nyaman, munculnya air mata berlebih, atau timbulnya kotoran mata, maka sebaiknya anda berhenti menggunakan softlens saat itu juga. Atau, jika anda mengalami gejala lainnya seperti mata sensitif terhadap cahaya, terasa gatal, perih, serta mata kemerahan dan sakit. Maka berhentilah menggunakan softlens dan segeralah konsultasi pada dokter mata mengenai keluhan-keluhan tersebut.

Tips Tampil Menarik dengan Menggunakan Softlens

Jika anda benar-benar ingin menggunakan softlens. Terlepas dari bahayanya yang telah disebutkan di atas, penggunaan softlens juga bisa dilakukan dengan aman. Dan berikut ini ada beberapa tips aman dalam menggunakan softlens yang bisa anda lakukan, yaitu :

  • Ikuti instruksi di yang tertera pada kemasan

Softlens memiliki jenis yang berbeda-beda, dan perawatannya pun berbeda pula. Oleh karena itu, anda sangat perlu memperhatikan dengan benar mengenai instruksi penggunaan yang tertera pada kemasan. Dan sebaiknya, anda juga meminta petunjuk dokter untuk penggunaan softlens, agar tidak terjadi kesalahan.

  • Cegah menumpuknya bakteri pada softlens pakai-ulang

Jika anda memilih softlens yang sekali pakai, maka anda tidak perlu pusing untuk membersihkannya. Langsung buang saja setelah digunakan. Namun jika anda memiliki softlens pakai-ulang, maka anda harus mencegah penumpukan bakteri pada softlens. Cara yang bisa anda lakukan adalah dengan merendam softlens di dalam larutan yang sudah dituangkan ke dalam tempat penyimpanan softlens selama beberapa saat sesuai anjuran dokter. Ganti larutan tersebut setiap selesai menggunakannya, atau setelah anda akan menyimpan kembali softlens tersebut. Hindari menggunakan kembali larutan yang sudah digunakan.

  • Rajin bersihkan tempat penyimpanan softlens

Selain harus rutin mengganti larutan untuk softlens, anda juga harus memperhatikan kebersihan dari tempat penyimpanan softlens tersebut. Setiap hari setelah anda menggunakannya, bilas tempat penyimpanan softlens, lalu keringkan dengan membiarkannya terbuka. Kemudian, setiap seminggu sekali, cuci bersih tempat penyimpan softlens menggunakan larutan untuk softlens dan gosok dengan sikat gigi. Selain dibilas dan dicuci, ganti juga tempat penyimpanan dengan yang baru selama sebulan sekali.

  • Jangan gunakan softlens saat tidur

Demi kesehatan dan juga kenyamanan mata anda, jangan pernah menggunakan softlens saat tidur. Sebab, hal itu bisa menjadi bahaya bagi mata. Karena menggunakan softlens saat tidur akan meningkatkan risiko munculnya keratitis, yaitu peradangan yang terjadi pada kornea. Pada tingkat tertentu, keratitis ini dapat menyebabkan kebutaan.

Beginilah Bahaya Penggunaan Softlens Yang Mengintai Anda, – Selain beberapa hal di atas, ingat juga untuk selalu menjaga kebersihan tangan saat akan menyentuh softlens. Karena meski terlihat bersih, bukan berarti tangan kamu bebas dari bakteri. Ingat, bakteri itu sangat kecil dan tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.

Baca Juga :

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan, – Anda pasti sudah sering mendengar istilah terapi akupuntur. Terapi ini sering menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Nah, apakah benar terapi akupuntur mampu membantu mengatasi masalah kesehatan? Apa sebenarnya manfaat terapi akupuntur itu? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan

Akupuntur adalah teknik kesehatan holistik yang berasal dari praktek Pengobatan Tradisional Cina, yang dilakukan oleh ahli tusuk jarum dengan merangsang titik-titik tertentu pada tubuh dengan memasukkan jarum tipis ke dalam kulit. Meskipun perawatannya menggunakan jarum, namun terapi pengobatan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Bahkan, salah satu manfaat yang paling populer dari akupuntur adalah untuk mengurangi rasa sakit kronis di seluruh tubuh dengan cara yang alami.

Dalam melakukan terapi akupuntur, terapis atau bisa disebut ahli akupuntur akan menargetkan beberapa titik khusus pada tubuh. Hal tersebut didasarkan pada kepercayaan orang-orang Tiongkok yang menyebutkan bahwa akan ada aliran energi yang dikenal dengan sebutan Qi. Nah, penyakit bisa muncul jika aliran Qi tersebut terhambat. Dengan melalui penusukan di titik-titik tertentu, maka akupuntur bisa menjadi salah satu terapi untuk melancarkan aliran Qi tersebut sekaligus mengobati berbagai penyakit yang menyerang.

Selama bertahun-tahun, popularitas terapi akupuntur atau metode tusuk jarum ini sudah menyebar hingga keluar Tiongkok, termasuk di Indonesia. Sekarang ini, sudah ada banyak para ahli tusuk jarum atau ahli akupuntur yang sudah tersebar di seluruh belahan dunia.

Para ahli akupuntur umumnya tidak memiliki gelar kedokteran, kecuali mereka mengikuti pelatihan formal untuk teknik pengobatan. Tidak sedikit juga dokter-dokter modern yang menggabungkan antara pengobatan medis dengan metode tradisional akupuntur ini. Di beberapa negara, para ahli akupuntur harus memiliki izin terlebih dahulu sebelum diperbolehkan membuka praktik. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Kaitan Titik Akupuntur dengan Dampaknya kepada Kesehatan

Dalam tubuh tiap manusia, diyakini ada 400 lebih titik akupuntur. Titik akupuntur jika distimulasi akan merespons bagian tubuh tertentu dan menimbulkan efek terapeutik. Misalnya, ada 21 titik akupuntur yang diyakini dapat mempengaruhi organ limpa, ada 19 titik akupuntur yang berkaitan dengan usus kecil, ada 67 titik akupuntur yang dapat mempengaruhi kerja kandung kemih, dan ada 9 titik akupuntur pada jantung.

Titik-titik akupuntur tersebutlah yang ditargetkan oleh ahli akupuntur selama terapi, karena sakit yang dialami tersebut diyakini disebabkan oleh aliran Qi yang terhambat. Meski begitu, keberadaan titik-titik akupuntur tersebut ternyata masih bersifat kontroversi, sebab belum ada bukti yang kuat yang dapat mendukung.

Berbagai Manfaat Akupuntur

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan, – Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang diyakini dapat ditangani dengan melalui terapi akupuntur, diantaranya :

  • Terapi setelah stroke

Akupuntur bisa menjadi terapi pengobatan alternatif untuk pasien rehabilitasi pasca stroke. Hanya saja, efektifitas akupuntur sebagai terapi pasca stroke masih menjadi perdebatan. Anda dapat mencoba terapi akupuntur ini untuk mengobati stroke, namun sebaiknya anda juga harus tetap melakukan pengobatan stroke lainnya yang lebih jelas efektifitasnya. Pasalnya, meskipun akupuntur sudah dirasakan manfaatnya oleh sebagian, namun belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung.

  • Terapi radang sendi

Penyakit radang sendi atau arthritis bisa diredakan melalui terapi akupuntur. Hanya saja, akupuntur disini sifatnya adalah sebagai terapi pelengkap saja. Jadi, anda juga tetap perlu menjalani perawatan medis untuk mengobati radang sendi. Hindari menjadikan akupuntur sebagai satu-satunya acuan. Sakit lutut karena osteoarthritis dikabarkan juga dapat diredakan dengan akupuntur. Sebagian orang sudah merasakan manfaatnya, terutama yang berhubungan dengan pemulihan rasa sakit dan kaku otot.

  • Anti penuaan

Terapi akupuntur juga dikabarkan memiliki manfaat terhadap kecantikan, yaitu melawan penuaan dengan membantu mengurangi kerutan dan bercak pada wajah, serta mengangkat kelopak mata yang terkulai. Efektifitas akupuntur dalam bidang kecantikan belum dapat dibuktikan sepenuhnya dan masih perlu diteliti lebih lanjut.

Konsultasi dengan dokter jika anda ingin menjalani terapi akupuntur untuk kecantikan. Dan pastikan anda menerima terapi akupuntur dari ahli yang sudah memiliki sertifikasi, serta menjalankan terapi akupunturnya di tempat yang memiliki fasilitas memadai.

  • Mengatasi obesitas diimbangi diet dan olahraga

Kombinasi dari program diet dan rutinitas olahraga dengan akupuntur bisa membantu proses penanganan obesitas. Stimulasi dari jarum akupuntur bertujuan merangsang produksi hormon tertentu, menurunkan level substansi pemicu lapar dan nafsu makan, serta mengurangi jumlah lipid atau lemak dalam aliran darah. Namun, keefektifan akupuntur dalam menangani berat tubuh berlebihan masih perlu diteliti lebih lanjut. Yang jelas, dalam menurunkan berat badan, akupuntur sendiri belum cukup. Diperlukan pola makan yang sehat dan disiplin dalam berolahraga secara teratur.

Berbagai Risiko Akupuntur

Risiko akupuntur sebenarnya tergolong rendah jika Anda melakukannya dengan ahli tusuk jarum bersetifikat. Berikut adalah beberapa kemungkinan efek samping dan komplikasinya :

  • Rasa sakit

Setelah akupuntur, Anda mungkin mengalami rasa sakit, perdarahan kecil, atau memar di area yang tertusuk jarum.

  • Cedera organ

Jika jarum didorong terlalu dalam, mereka bisa menusuk organ internal, khususnya paru-paru. Ini adalah komplikasi yang sangat jarang terjadi di tangan dokter yang berpengalaman.

  • Infeksi

Ahli tusuk jarum selalu menggunakan jarum yang steril dan sekali pakai. Sebuah jarum yang digunakan kembali dapat membuat Anda terkena penyakit seperti hepatitis.

Mengantisipasi Risiko Eksternal

Saat memutuskan untuk melakukan terapi akupuntur, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kredibilitas terapis. Seorang terapis ideal harus berpengalaman atau setidaknya telah terlatih. Jika tidak, akan muncul risiko, seperti penyakit yang makin parah akibat salah posisi jarum, atau penusukan terlalu dalam yang bisa menyebabkan cedera organ internal .

Inilah Manfaat Terapi Akupuntur Untuk Kesehatan, – Hal kedua yang terpenting adalah higienitas dari klinik dan terutama jarum akupuntur yang digunakan. Pastikan jarum akupuntur telah disterilisasi dengan benar atau gunakan jenis yang sekali pakai. Jika tidak, risiko infeksi seperti hepatitis bisa muncul akibat kelalaian akupunturis dalam menggunakan jarum yang kotor.

Baca Juga :

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan, – Dalam tubuh kita, selalu berlangsung reaksi oksidasi selama kita hidup. Hampir semua reaksi kimiawi yang terjadi dalam tubuh kita melalui reaksi oksidasi. Dari reaksi oksidasi, tercipta oksidan yang tidak lain adalah radikal bebas. Dengan adanya radikal bebas tersebut, kita perlu mencukupi antioksidan dalam tubuh kita untuk menjaga keseimbangan, karena radikal bebas dapat menyebabkan reaksi berantai yang bisa merusak sel-sel tubuh.

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan

Reaksi oksidasi merupakan reaksi yang melibatkan oksigen. Oksigen memang menjadi zat yang sangat penting dalam keberlangsungan semua makhluk hidup. Dalam tubuh kita, oksigen berperan saat kita bernapas dan melakukan metabolisme untuk menghasilkan energi. Oksigen adalah napas kehidupan. Karena reaksi oksidasi dalam tubuh merupakan proses yang alami, maka kita tidak bisa menolak adanya radikal bebas, yang memang dihasilkan dari proses oksidasi tersebut.

Selain dari hasil reaksi oksidasi, radikal bebas juga dapat kita jumpai berasal dari benda mati yang ada di sekeliling kita, sehingga jumlah radikal bebas yang memapar tubuh kita jadi semakin banyak. Dan dengan banyaknya radikal bebas, maka tubuh kita sangat memerlukan antioksidan untuk menyeimbangkannya. Pasalnya, jika radikal bebas (prooksidan) tidak seimbang dengan antioksidan, maka akibatnya dapat menyebabkan stres oksidatif. Akibatnya menimbulkan kerusakan yang lebih banyak (kerusakan oksidatif) mulai dari sel, jaringan, hingga ke organ tubuh, sehingga mempercepat proses penuaan dan menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Proses oksidasi yang melepaskan radikal bebas memiliki dampak merusak sel-sel tubuh. Kerusakan yang disebabkan oleh adanya radikal bebas dalam waktu yang lama akan dapat memicu penyakit kanker. Dan untuk mencegah hal tersebut, maka tubuh kita memerlukan antioksidan untuk dapat mengembalikan kerusakan-kerusakan yang disebabkan oleh adanya proses oksidasi hingga batas-batas tertentu. Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang menghambat proses oksidasi. Dan antioksidan bisa berasal dari dalam tubuh maupun dari makanan yang dikonsumsi.

Seperti Apa Oksidasi yang Berbahaya?

Setiap waktu tubuh selalu berinteraksi dengan oksigen secara terus-menerus. Aktivitas tersebut menghasilkan radikal bebas. Akan terjadi stres oksidatif jika saja jumlah radikal bebas tidak seimbang dengan pertahanan tubuh atau antioksidan, atau cenderung lebih banyak radikal bebas.

Radikal bebas sendiri merupakan molekul yang sangat reaktif dalam berinteraksi dengan molekul-molekul lain di dalam sel tubuh. Akibat terlalu reaktif, intervensi oleh radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif pada membran sel, berbagai protein, dan gen. Jika kerusakan tersebut terjadi, maka tubuh berisiko tinggi terserang berbagai penyakit.

Radikal bebas juga tidak hanya dihasilkan dari seringnya interaksi antara tubuh dengan oksigen, namun juga bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar tubuh. Polusi, paparan sinar matahari, limbah industri, dan merokok merupakan faktor pemicu munculnya radikal bebas di dalam tubuh. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Bahaya Oksidasi Berlebihan di Dalam Tubuh

Adanya radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh sering kali dihubungkan dengan berbagai penyakit yang menyerang tubuh. Sebagian besar pihak menduga bahwa stres oksidatif memiliki peranan yang sangat penting terhadap munculnya penyakit neurodegeneratif, yaitu penyakit progresif dari sistem saraf.

Penyakit-penyakit neurodegeneratif yang sering dihubungkan dengan stres oksidatif adalah penyakit alzheimer, penyakit parkinson, dan penyakit multiple sclerosis. Selain itu, penyakit Lou Gehrig (ALS) dan penyakit Huntington juga sering duhubungkan dengan stress oksidatif dalam tubuh.

Berbagai penyakit kardiovaskular tertentu juga diduga kuat berhubungan dengan stres oksidatif. Penyakit kardiovaskular biasanya akan terjadi jika kolesterol jahat (LDL) menumpuk di dinding arteri mengalami oksidasi, yang menjadi awal dari terjadinya pembentukan plak di dinding arteri.

Penyakit lainnya yang juga sering kali dihubungkan dengan stres oksidatif adalah penyakit kanker. Radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan langsung pada DNA dan membuat tubuh mengalami mutasi genetik. Radikal bebas juga dapat membuat kanker menyerang jaringan sekitar serta menyebar ke area lain di dalam tubuh, menghalangi kematian sel, dan memicu pertumbuhan sel. Jika stres oksidatif bercampur dengan infeksi Helicobacter Pylori, maka kemungkinan besar bisa mempercepat perkembangan kanker lambung.

Kemungkinan lainnya yang dapat terjadi akibat stres oksidatif adalah penyakit stroke, diabetes, serangan jantung, dan kelelahan kronis.

Merealisasi Langkah-langkah Penghambatan

Supaya proses oksidasi tidak menjadi bahaya terhadap tubuh, maka yang harus dilakukan adalah dengan mencukupi kebutuhan tubuh akan antioksidan. Sebenarnya, tubuh juga sudah memproduksi sendiri senyawa penetral radikal bebas tersebut. Akan tetapi, senyawa penetral radikal bebas yang diproduksi tubuh tersebut tidak cukup mampu untuk menetralkan semua radikal bebas yang ada dalam tubuh. Terlebih jika gaya hidup yang kita jalani berisiko memperbanyak radikal bebas.

Kemampuan tubuh dalam menghasilkan senyawa penetral radikal bebas dipengaruhi oleh faktor genetik seseorang dan faktor-faktor luar seperti kondisi lingkungan, diet makanan tertentu, dan kebiasaan merokok. Untuk memperbaikinya, perubahan gaya hidup sangat perlu dilakukan, meliputi asupan makanan yang dikonsumsi dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Beberapa makanan yang mengandung antioksidan bisa kita dapatkan dengan mudah, baik itu dalam bentuk suplemen maupun dalam bentuk makanan sehari-hari seperti buah dan sayuran. Suplemen antioksidan yang bisa kita konsumsi misalnya suplemen vitamin C, vitamin E, dan beta karoten. Sementara untuk makanan, banyak buah dan sayuran yang banyak mengandung antioksidan, seperti jeruk, wortel, tomat, teh hijau, hitam, dan oolong juga mengandung antioksidan yang baik untuk dikonsumsi.

Oksidasi Aman dengan Mencukup Antioksidan, – Dengan bahayanya proses oksidasi yang berlebihan, maka sudah tentu kita harus mengubah gaya hidup dan juga pola makan agar dapat menghindari bahaya radikal bebas tersebut.

Baca Juga :

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Dehidrasi sebenarnya tidak hanya berbahaya bagi ibu hamil saja, bagi yang tidak hamil pun dehidrasi menjadi masalah yang berbahaya. Hanya saja pada ibu hamil memang cukup rawan mengalami dehidrasi. Jadi, bagi para wanita yang tengah dalam masa kehamilan sebaiknya mewaspadai masalah dehidrasi. Apa saja bahaya dehidrasi pada masa kehamilan? Mari kita simak ulasannya berikut ini !

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan

Pada ibu hamil, kebutuhan tubuh akan cairan menjadi lebih besar dibandingkan sebelum hamil. Pasalnya ketika sedang hamil, cairan juga dibutuhkan oleh janin yang ada dalam kandungan. Maka secara tidak langsung kebutuhan ibu hamil akan cairan pun meningkat akibat keberadaan janin di dalam kandungannya.

Cairan di kantong ketuban serta kelancaran produksi ASI juga dipengaruhi oleh asupan cairan ibu hamil yang optimal. Asupan cairan ibu hamil juga digunakan untuk membentuk plasenta yang bertugas mengantarkan gizi kepada janin agar bisa tumbuh sehat dan memperoleh sel darah yang ideal.

Ketika cairan dalam tubuh dikeluarkan melalui keringat, urin, dan tinja, maka tubuh perlu mendapat asupan cairan untuk menggantikan cairan yang hilang tersebut. Dan jika tubuh tidak mendapatkan cairan pengganti yang cukup, akibatnnya tubuh bisa mengalami dehidrasi, yang mana kondisi itu dapat mendatangkan sejumlah risiko kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Dehidrasi selama masa kehamilan dapat mengakibatkan komplikasi serius, bahkan kasus yang terparah adalah kematian.

Berikut adalah beberapa bahaya dehidrasi selama kehamilan, diantaranya :

  • Air ketuban terlalu sedikit

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, asupan cairan pada ibu hamil dapat mempengaruhi air ketuban. Jadi, jika tubuh kekurangan cairan, maka otomatis air ketuban pun akan sedikit. Dan jika itu terjadi, maka bisa menyebabkan kondisi kesehatan janin yang tidak baik. Pasalnya, air ketuban amat diperlukan untuk memberi ruang gerak serta bantalan untuk melindungi janin selama berada dalam kandungan. Dan jika air ketubannya sedikit, maka pertumbuhan janin di dalam kandungan akan terpengaruh, bahkan bisa mengalami keguguran atau kematian janin dalam rahim.

  • Persalinan prematur

Tidak hanya berisiko keguguran, dehidrasi pada masa kehamilan juga berisiko mengakibatkan persalinan prematur. Pasalnya, dehidrasi pada masa kehamilan dapat memicu kontraksi Braxton-Hicks, yaitu kontraksi rahim yang biasanya berlangsung selama 1-2 menit. Kontraksi tersebut biasanya terjadi pada trimester ketiga, namun bisa juga pada trimester kedua. Jika kontraksi tersebut terjadi secara berulang-ulang, maka artinya terdapat kemungkinan dehidrasi. Ibu hamil perlu lebih memerhatikan konsumsi air secara lebih optimal karena dehidrasi pada trimester ketiga dapat menyebabkan kontraksi yang bisa memicu persalinan prematur.

  • Komplikasi yang sangat serius

Dehidrasi pada masa kehamilan juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang sangat serius. Ibu hamil yang mengalami dehidrasi dapat mengalami masalah produksi ASI yang terlalu sedikit, bayi mengalami cacat lahir, atau bayi mengalami cacat pada sistem saraf.

  • Kematian pada bayi atau ibu

Jika dehidrasi yang dialami pada masa kehamilan sudah tergolong berat, maka risiko yang paling berbahaya adalah menyebabkan kematian pada bayi atau pada sang ibu.

Mencari Tahu Tanda-tanda Dehidrasi

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Untuk menghindari bahaya dehidrasi di atas, maka ibu hamil, termasuk juga kita perlu memenuhi kebutuhan cairan. Ibu hamil juga perlu mengetahui dan mengenali tanda-tanda dehidrasi, agar pada saat ibu hamil menyadari dirinya merasa mengalami dehidrasi, maka tindakan penanganan bisa segera dilakukan.

Cara yang paling baik untuk mengetahui apakah ibu hamil mengalami dehidrasi atau tidak adalah dengan memerhatikan warna urin. Bila urin berwarna kuning gelap, itu berarti ibu hamil selama ini tidak mendapatkan cukup minum. Sebaliknya, semakin jernih warna urin, itu berarti asupan cairan tubuh semakin optimal. CARA MENGOBATI PSORIASIS

Selain itu, ibu hamil yang sering merasa kepanasan (gerah) juga bisa dianggap sebagai tanda-tanda mengalami dehidrasi. Sebab, tubuh kesulitan mengatur suhu tubuh jika kekurangan cairan. Sebagai akibatnya, tubuh rentan mengalami kepanasan.

Kenali juga tanda-tanda dehidrasi ringan dan berat. Pada kondisi dehidrasi ringan hingga menengah, ibu hamil masih bisa menanganinya sendiri di rumah dengan cara memenuhi kebutuhan air minum dan juga istirahat yang cukup, serta disarankan juga untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai apa yang tengah dirasakan. Sementara pada kondisi dehidrasi berat, diperlukan pertolongan medis yang tepat. Jadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter jika ibu hamil mengalami dehidrasi berat.

Tanda-tanda atau gejala dehidrasi ringan hingga menengah yang harus anda ketahui adalah :

  • Mulut terasa kering dan lengket
  • Kepala terasa sakit
  • Pusing
  • Merasa haus
  • Mengantuk
  • Berkurangnya frekuensi buang air kecil
  • Konstipasi atau susah buang besar

Sementara tanda-tanda atau gejala dehidrasi berat diantaranya adalah :

  • Buang air kecil hanya sedikit atau tidak sama sekali
  • Urin berwarna kuning pekat
  • Mata cekung
  • Jantung berdegup kencang dan bernapas cepat
  • Tekanan darah rendah
  • Merasa sangat haus berlebihan
  • Mulut sangat kering
  • Mudah marah dan kebingungan
  • Kulit sangat kering, bisa juga keriput dan kurang elastis
  • Ketika ditekan, permukaan kulit tidak kembali rata seperti semula

Bagaimana Agar Ibu Hamil Tidak Dehidrasi?

Untuk mencegah dehidrasi, ibu hamil perlu minum air putih sekitar 3 liter/hari atau setara dengan 8-12 gelas. Namun jika ibu melakukan aktivitas berlebih seperti olahraga ringan, ibu hamil sebaiknya menambahkan takaran minumnya satu gelas dari yang biasa diminum. Begitu juga saat cuaca panas, ibu hamil sebaiknya menambahkan takaran minum hariannya untuk mengganti cairan yang hilang akibat berkeringat.

Agar ibu hamil tetap terhidrasi dengan baik, berikut ini ada beberapa langkah yang bisa ibu hamil ikuti, yaitu :

  • Hindari konsumsi minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Pasalnya, minuman tersebut tidak bisa dianggap sebagai pengganti cairan tubuh. Justru minuman tersebut itu bersifat diuretik, yakni menyebabkan seseorang banyak buang air kecil sehingga risiko kehilangan cairannya menjadi lebih besar.
  • Gunakan pakaian berwarna terang dan longgar ketika sedang berada di luar ruangan saat siang hari, untuk mengurangi kepanasan dan meminimalisir keringat.
  • Hindari terkena paparan sinar matahari terik secara langsung.
  • Bila tidak suka minum air putih, maka ibu hamil bisa menambahkan buah-buahan beku, seperti kiwi atau jeruk ke dalam minuman, agar terasa lebih nikmat sekaligus sehat. Namun tidak dianjurkan mengonsumsi es batu yang tidak jelas kebersihan dan kematangan airnya.
  • Jika ibu hamil mengalami gejala morning sickness atau mual dan muntah selama kehamilan, maka minumlah saat ibu sedang tidak mual.

Waspada, Bahaya Dehidrasi Pada Masa Kehamilan, – Dengan minum air secara rutin dan teratur, maka ibu hamil bisa terhidrasi dengan baik dan bisa mengindari bahaya dehidrasi yang cukup serius. Selain itu, terpenuhinya kebutuhan cairan juga bisa membantu mencegah infeksi saluran kemih yang sering terjadi pada masa kehamilan. Pasokan cairan yang ideal juga bisa melancarkan sembelit, wasir, dan retensi air.

Baca Juga :

Apa Saja Manfaat Vitamin A Untuk Tubuh ?

Berapa Banyak Karbohidrat yang Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes ?

Tubuh Kekurangan Kalium, Bahaya Mengintai Anda